Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:58 WIB
Ilustrasi.
Assalammu alaikum Wr.Wb, kumaha daramang sadayana? Mugia urang sadaya aya dina panangtayungan Allah SWT. Amin O:)

PERSIB? Sebuah klub yg lahir sebagai warisan, budaya serta kebanggaan. Jika berbicara tentang PERSIB, tak hanya peranan cinta saja dalam mendukungnya, tapi hati, materi, energi dll akan di libatkan. 

Mengapa tidak, karena sejatinya PERSIB teramat pentingnya dalam keseharian kita, banyak hal possitive yang  tercipta atas dasar nama PERSIB. Salah satunya kita bisa menjalin silaturahmi duduluran dengan orang atau komunitas lain, yang awalnya teu Wawuh jadi Wawuh.

Lepas dari itu, sebagaimana kita tahu bahwa sekarang kondisi PERSIB mau itu dari tubuh kepengurusannya, ataupun dari segi prestasinya sangat mengkhawatirkan, bahkan jauh dari Karakter PERSIB.

Entah JURIG apa yg sudah merasuki tubuh PERSIB Bandung, yang jelas saat ini harus ada kebijakan dari para mereka yang BERDASI & BERJABATAN untuk memperbaiki kondisi seperti ini, baik itu Internal maupun Eksternal.

Sedih bercampur malu rasanya melihat tim Kebanggaan di hadapkan dalam situasi yang sangat pelik. Sedihnya, PERSIB adalah tim besar yang didukung oleh baiknya Finansial, Fasilitas ataupun materi pemain. Tapi kenapa sampai sekarang PERSIB justru berada di papan bawah Klasemen? Bukankah itu suatu Prestasi yang BURUK?

Begitu juga malunya, kenapa malu? Malu karena seringkali PERSIB yang sekarang membuat keputusan yang rentan kontroversial, bahkan tidak jarang management yang bobrok itu melanggar regulasi yang sudah ditetapkan. 

Dengan begitu, dampak dari kebodohan dalam mengurus tim itu berimbas kepada Bobotoh. Bagaimana tidak, berbagai nyinyiran, ejekan bahkan hinaan sering di utarakan oleh pihak lain kepada Bobotoh.

Mana PERSIB nu baheula? Ayeuna loba ngudag BATI daripada mikirkeun PRESTASI! Jang maraneh nu baroga jabatan di PT PBB, ulah ngucilkeun Bobotoh, da tanpa Bobotoh maraneh moal marenang kauntungan.

Justru maraneh kudu ngajak/ngarangkul Bobotoh jang bersosialisasi, tampung kabeh Aspirasi Bobotoh, pikeun kamajuan, kahadean, jeung kaharmonisan kabeh.

Bobotoh ngakrikit wajar jang ngabangun, Bobotoh ngahujat wajar jang nyieun peringatan, Bobotoh kabeh ge nyaah ka PERSIB, 10000000000% di jamin eweuh nu ngewa ka PERSIB, sabab geus jadi Harga Dirina.

Moal beres ku terjemahan kata jang ngutarakeun unek-unek ieu, ayeuna mah urang Neda Pidu'a ka Allah SWT, mugia PERSIB cing enggal GWS.

Haturnuhun kana sagala perhatosan na “Viking Persib Club”.

(By Udin Panadol @DivisiHereuy)



REVA KINARA / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 15 September 2017 | 10:20 WIB

    Liga Yang Tak (Pernah) Profesional

  • Selasa, 12 September 2017 | 18:38 WIB

    Panjang Umur Solidaritas Bobotoh!

  • Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:58 WIB

    Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:48 WIB

    Cing Gede Milik SIB...!!!

  • Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:13 WIB

    Menggugat Pernyataan 'Bobotoh Dilarang Tonton Persib'

  • Senin, 31 Juli 2017 | 07:30 WIB

    Ngala Bati Tina Rongsok

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 20:19 WIB

    Bangga Atas Sebuah Dosa dalam Rivalitas

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 19:14 WIB

    Curahan Hati Ketua Viking Frontline

  • Senin, 24 Juli 2017 | 11:42 WIB

    Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami


Iklan Footer