Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami

Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami

Senin, 24 Juli 2017 | 11:42 WIB

SABTU 22 Juli 2017, hari yang cocok menyelesaikan hal berkaitan dengan hobi, entah berkumpul bersama keluarga, pacaran, tiduran sampai ke nonton Persib di rumah atau ke stadion untuk para bobotoh dimanapun berada.

PERSIB memiliki gengsi besar bila sudah berhadapan dengan PERSIJA Jakarta yang notabene-nya jelas musuh bebuyutan PERSIB. Tim sekelas PERSIB dengan taburan banyak pemain bintang dan dukungan masif dari para bobotoh seharusnya menjadi amunisi yang cocok meraih 3 poin penuh, apalagi mereka bermain di kandang. Apa boleh buat lagi, kenyataan berkata lain, walau sudah banyak yang memprediksi atau mendoakan, ekspetasi mereka tak sesuai kenyataan, Persib menyelesaikan 2 x 45 menitnya dengan hasil seri. Dua di cetak Ahmad Jufriyanto dan di balas Ramdani Lestaluhu.

Kita kesampingkan dulu hasil akhir dan tindakan-tindakan idmes poysan. Saya yang berada di rumah dan tak bisa menonton Persib di stadion menerka-nerka apakah insiden yang terjadi itu memang benar terjadi atau hanya bualan media agar berita mereka laku dibaca. Pelemparan botol oleh seluruh bobotoh dan pemukulan salah sasaran.

Saya bertanya kepada teman yang kebetulan ada di stadion, dan dia berkata tidak semua yang ditulis media itu benar. Pelemparan botol dari tribun oleh "saudara-saudara" kita ke arah Ramdani Lestaluhu itu sudah ditegur oleh bobotoh lain, bahkan ada yang menghardik mereka. Secara hemat saya, memang jelas salah melempar sesuatu ke lapangan walau tim tetangga "katanya" pernah melempar orang dari tribun sesuai dengan video yang baru-baru ini di unggah lagi ke berbagai linimasa media sosial. Tidak ada alasan membenarkan tindakan tersebut.

Pemukulan salah sasaran memang sangat mengenaskan, memang tidak ada sistem yang jelas mengenai tata cara memukul supporter lawan tapi cik atuh euy, dulur etateh! Sing karunya, niatna sarua surak keur maung Bandung, ai pek balikna genjur, bahkan kabar terakhir dia tak sadarkan diri dan berada di rumah sakit. Saya disini bukan ingin menjadi juri siapa bobotoh paling "santun" dan "dewasa", saya dan mungkin bobotoh yang teu sapira ini pasti juga menyesalkan kejadian-kejadian ini. Yang pasti, Imsed Posyan berhasil menuai hasil dari tindakan provokatifnya dan si haseum teh mereun jigana balik ka Jakarta nyengir we sapaparat jalan.

Kartu kuning kedua Sandi Darma Sute seharusnya menjadi peluang yang bisa Persib manfaatkan sebaik-baiknya. Permainan ngotot kim di tengah lapangan tak mampu dikonversikan menjadi sebuah gol untuk PERSIB. Pemain PERSIB yang terkesan terbawa emosi menjadi karut-marut teu paruguh, ah teuinglah, teu jongjon we ditingalina. Ditambah kondisi pemain persija yang lalabuhan membuat semua atmosfer di stadion geram, kejadian ini bahkan diamini oleh coach Herrie Guardiola. Mungkin karena memang Persija yang dilatih oleh Teco ini sejak awal menargetkan hasil imbang.

"Lihat saja situasinya,mereka banyak mengulur waktu dan banyak kejadian tidak perlu. Mereka banyakjatuh, harusnya sportif saja," kata Herrie usai pertandingan (vikingpersib.co.id/ SABTU, 22 JULI 2017 | 22:08 WIB)

Besar harapan kami, PERSIB bisa bermain sama nanti di Jakarta, provokatif dan tengil. Kami sudah bosan dengan kegagalan kalian mengangkat asa kebanggaan dan kehormatan tim, bahkan untuk mencaci kalian pun rasanya sudah habis bahan. Karena sudah seharusnya bukan official, bukan manajemen atau bobotoh yang dapat mengangkat derajat tinggi PERSIB selain kalian pemain-pemain andalan yang dipercaya oleh kami dapat bermain dengan hasil bagus di lapangan.


Oleh: Ilham Mochammad Saputra

Penulis biasa berseliweran dengan akun @ilhammsaputra di platform media sosial seperti twitter dan instagram




REVA KINARA / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 15 September 2017 | 10:20 WIB

    Liga Yang Tak (Pernah) Profesional

  • Selasa, 12 September 2017 | 18:38 WIB

    Panjang Umur Solidaritas Bobotoh!

  • Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:58 WIB

    Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:48 WIB

    Cing Gede Milik SIB...!!!

  • Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:13 WIB

    Menggugat Pernyataan 'Bobotoh Dilarang Tonton Persib'

  • Senin, 31 Juli 2017 | 07:30 WIB

    Ngala Bati Tina Rongsok

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 20:19 WIB

    Bangga Atas Sebuah Dosa dalam Rivalitas

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 19:14 WIB

    Curahan Hati Ketua Viking Frontline

  • Senin, 24 Juli 2017 | 11:42 WIB

    Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami


Iklan Footer