Ini 'Kasus' yang Membelit dan Mengancam Persib

Ini 'Kasus' yang Membelit dan Mengancam Persib

Kamis, 13 Juli 2017 | 11:04 WIB

KENAPA Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman tak melakukan banyak perubahan dalam komposisi pemain inti ketika menghadapi Persela Lamongan dalam laga pekan ke-14 kompetisi Go-Jek Liga 1 2017, Rabu (12/7/2017) malam.

Jawabannya terletak pada komposisi pemain Persib saat ini karena beberapa kasus atau permasalahan. Mulai dari sanksi pemain, cedera, kebugaran dan lainnya. Opsi pemain makin terkesan terbatas karena beberapa faktor.

Pertama, sanksi akumulasi kartu kuning yang dijalani Dedi Kusnandar membuat pilihan di lini tengah jadi berkurang meski masih ada Hariono dan Kim Jeffrey Kurniawan.

Kedua, Persib kehilangan Febri Hariyadi dan Gian Zola karena keduanya harus membela Timnas Indonesia.

Ketiga, level kebugaran Carlton Cole belum cukup mendukung untuk dimainkan karena pemain asal Inggris itu terlambat datang dan baru kembali gabung menjalani latihan, awal pekan ini atau Selasa (11/7/2017). Sebelum itu, Cole pun sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda bakal memenuhi janji dan sesumbarnya mencetak 20 gol di musim pertamanya bersama Persib. 

Keempat, problem cedera dan gangguan kesehatan yang dialami Sergio van Dijk serta Tantan. Sergio bahkan, diprediksi harus istirahat cukup lama karena cedera lutut yang dialaminya. Sementara Tantan kesehatannya terganggu sejak jelang laga melawan Madura United, Minggu (9/7/2017).

Dari empat kasus tersebut, saat menghadapi Persela, Persib memiliki 21 pemain. Dengan komposisi 3 kiper, 6 pemain belakang, 10 gelandang, dan 2 pemain bertipikal striker.

Jumlah yang di atas kertas sebenarnya ideal, tapi jika ukurannya adalah kebugaran tak semuanya siap dan secara kualitas tak semuanya kompetitif.

Dari 11 pemain inti yang diturunkan, praktis hanya tiga pemain yang kebugarannya cukup mendukung, yakni Deden M Natshir (kiper), Vladimir Vujovic, dan Hariono.

Selebihnya, tujuh sampai delapan pemain bermasalah bermain dengan tingkat kebugaran karena dalam rentang delapan hari harus menjalani tiga pertandingan. Kondisi itu yang dimaksud Pelatih Djadjang Nurdjaman membuat Persib kelelahan sehingga hanya mampu bermain 'satu babak' ketika melawan Persela.

Selain itu dari 21 komposisi pemain yang dimiliki Persib saat ini. Enam di antaranya adalah pemain yang masuk kategori U-23. Tanpa mengecilkan kemampuan mereka, selama ini barisan pemain muda Persib kerap tampil inkonsisten dan cenderung 'nervous' saat bermain di laga sesungguhnya.

Meski demikian saat melawan Persela, sebenarnya ada beberapa posisi bermain yang bisa dirotasi. Di antaranya bek sayap yang ditempati Tony Sucipto dan Supardi Nasir. Di posisi tersebut, Persib masih memiliki Jajang Sukmara dan Wildansyah. Meski bermain penuh ketika melawan Madura United, tapi Wildan sepertinya masih cukup bugar untuk kembali dimainkan secara full time.

Lalu Fulgensius Billy Paji Keraf di posisi winger. Tapi pemain berusia 20 tahun itu sampai sekarang tingkat kebugarannya belum cukup mumpuni. Billy sendiri pada akhirnya saat melawan Persela dimainkan oleh Djanur setelah Atep tak sanggup melanjutkan pertandingan di menit ke-77.

Dengan beragam persoalan yang dihadapi, Djanur tentunya harus berpikir keras mencari formula tepat, terutama dalam menyiasati faktor kebugaran karena selang dua hari kemudian Persib harus kembali bertanding melawan tuan rumah Mitra Kukar, Sabtu (15/7/2017). 

Beruntungnya ketika melawan Naga Mekes, Persib bisa kembali menurunkan Dedi Kusnandar yang kondisi fisiknya tentu lebih bugar.

Persib Resmi Perkarakan Kusni dan Tahu Aktor Dibaliknya

NAZZAL RAMADHAN / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 September 2017 | 10:50 WIB

    Fluktuasi Pemain dan Ball Possesion Ala Emral Abus

  • Minggu, 10 September 2017 | 19:39 WIB

    Momok Persib Dari Wamena, Kikuknya Post Bek Gawir Kiri

  • Selasa, 29 Agustus 2017 | 03:51 WIB

    Catatan Rekor Atep di Mandala Tahun Ini

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:08 WIB

    Lini Belakang Persib Dituntut Lebih Rapat dan Sigap

  • Kamis, 20 Juli 2017 | 21:16 WIB

    Analisis Jose: Persija Punya Leader di Semua Lini


Iklan Footer