Apakah Harus Menunggu 19 Tahun Lagi untuk Juara?

Apakah Harus Menunggu 19 Tahun Lagi untuk Juara?

Senin, 19 Juni 2017 | 05:00 WIB
BEBERAPA pekan ke belakang ramai perbincangan di media sosial dengan hastag #DjanurOut yang sekaligus menjadi trending topik, dan hal itu merupakan buntut dari performa buruk penampilan Persib dari awal pekan 1 sampai pekan ke 9 di liga 1 gojek traveloka.

Terlebih lagi setelah mengalami 2 kekalahan beruntun dari Bali United dan Bhayangkara FC, dan akhir nya Coach Djanur pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan menghilang selama beberapa hari dari latihan Persib. 

Walau pun pada akhir nya Coach Djanur kembali lagi melatih Persib jelang pertandingan pekan ke 10 Kontra Persiba Balikpapan dan meraih 3 point tapi permainan Persib masih tetap sama kitu  keneh jauh dari harapan.

Dalam selang waktu beberapa hari tersebut banyak pro dan kontra tentang keputusan pengunduran diri Djanur tersebut dengan alasan masing-masing. Buat saya sendiri, Saya setuju dengan hastag #DjanurOut tersebut dengan alasan saya melihat Coach Djanur sudah tidak kompeten lagi dalam melatih Persib tanpa melupakan jasa jasa beliau dengan memberikan titel juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

Walaupun menurut beberapa pihak penggantian Pelatih bukan lah solusi, tapi setelah kembali menelan kekalahan 0 - 1 dari Barito, suka tidak suka, mau tidak mau, dengan penampilan Persib yang keneh-keneh kehed kieu memang sudah saat nya Coach Djanur Mundur. Dan saya bukan lah bobotoh karbitan yang saat Persib menang di puji setinggi langit, pada saat Persib kalah di caci.

30 Juli 1995 di Senayan (sekarang GBK) saya masih kelas 3 SMP ikut hadir bersama Ayah saya dan menyaksikan Persib Juara, musim demi musim terus berganti sampe akhirnya Persib berjuang dari jurang degradasi saya selalu setia menemani. Akhirnya setelah penantian panjang selama 19 Tahun, Tanggal 7 November 2014 di Jakabaring Persib kembali juara dan saya pun hadir di sana, sampe Final Piala Presiden 18 Oktober 2015 di GBK dan meraih gelar juara pun saya hadir disana. 

Alhamdulillah mungkin saya salah satu dari sekian banyak orang yang pernah merasakan 3 moment bersejarah tersebut dan setia mencintai Persib. Dengan penampilan Persib yang gini gini aja, kieu kieu wae, keneh keneh kehed, Apakah harus menunggu 19 Tahun lagi untuk Juara?

Penulis adalah Esha kalista putri <eshakalistaputri@gmail.com> seorang bobotoh yang mewarisi budaya turun temurun Persib dari Seorang Ayah. Selamat hari Ayah, terima kasih atas warisannya dalam mewariskan budaya mencintai Persib sampai mati.


REVA KINARA / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 15 September 2017 | 10:20 WIB

    Liga Yang Tak (Pernah) Profesional

  • Selasa, 12 September 2017 | 18:38 WIB

    Panjang Umur Solidaritas Bobotoh!

  • Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:58 WIB

    Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:48 WIB

    Cing Gede Milik SIB...!!!

  • Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:13 WIB

    Menggugat Pernyataan 'Bobotoh Dilarang Tonton Persib'

  • Senin, 31 Juli 2017 | 07:30 WIB

    Ngala Bati Tina Rongsok

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 20:19 WIB

    Bangga Atas Sebuah Dosa dalam Rivalitas

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 19:14 WIB

    Curahan Hati Ketua Viking Frontline

  • Senin, 24 Juli 2017 | 11:42 WIB

    Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami


Iklan Footer