Kita Senang Persib Menang, Tapi Kami Tidak Bersorak

Kita Senang Persib Menang, Tapi Kami Tidak Bersorak

Senin, 12 Juni 2017 | 16:21 WIB
WAHAI bobotoh, bagaimana perasaan anda semua dengan kemenangan atas Persiba tadimalam? Senang? Tidur nyenyak? Bangga? Bahagia? Atau masih tetap saja gusar, menghela nafas dan tak lupa buat “nepak tarang”? Bagaimana? Tapi patut diakui, bahwa siapa yang tidak senang dengan gol semata wayang Raphael Maitimo ke gawang Persiba yang juga ditegaskan sundulan lord Atep. Sontak harga diri Persib terselamatkan.

Sebelum laga dimulai, suara-suara dukungan bobotoh untuk bangkit dari keterpurukan mulai kembali menggema. Lihat saja dimedia-media sosial yang dimiliki pun dalam spanduk- spanduk kala Persib latihan. Meski begitu, kampanye untuk mengosongkan stadion bukanisapan jempol belaka. Sebagai bentuk protes terlihat begitu banyak bangku kosong di GBLA malam tadi.

Namun, dari permainan semalam masih dianggap butut, miskin kreasi, lini depat tumpul dan yaa pastilah bagi yang menonton rasa bosan, ngantuk, gusar terkadang silih bergantian mengghinggapi kala melihat pertandingan tersebut. Meskipun, dari segi line-up banyak perubahan yang cukup signifikan dari mulai kipper, backfour, winger hingga striker.

Sekali lagi, entah apa yang terjadi dalam squad Persib saat ini, sampai-sampai permainan butut ini seperti menjadi ciri khas hingga pekan ke 10 GTL 1 ini. Yang membedakan adalah terlihat kengototan dalam diri Essien yang beberapa kali mendapat peluang emas. Banyak bobotoh yang berpendapat bahwa MoTM malam tadi adalah Si Bison Essien.

Ketidak-pahaman juga bisa kita lihat dari bagaimana peran Maitimo dan Angga yang nampak hilang. Ya, meski keduanya tidak main bersamaan dan Maitimo jadi pencetak gol, tapi apakah ada yang meihat pergerakan-pergerakan sensual mereka berdua dilapangan? Nihil.

Bahkan, seperti yang diungkapkan oleh mengbal “Vlado nu mentalna jiga beton wae jadi lungseeeee.... Sakalina penalti teu abus di momen jiga kieu”. Keanehan-kenahena tersebut untungnya ditutup dengan kemenangan yang beruntung bagi tuan rumah. Gol dan kemenangan penting yang membawa efek positif dalam tubuh tim.

Namun, lebih dari itu kebangkitan sebenarnya yang diinginkan bobotoh masih belum terlihat dari bagaimana Persib bermain, menyerang, bertahan, passing, crossing, transisi, dan rasanya masih begitu butut. Maka dapat dikatakan bahwa, meski menang namun bagi sebagian bobotoh entah yang sejati atau banci, bahwa kemenangan memang buat kami senang, namun tidak pada kita bersorak dan berpesat. Itu lebih pada harga diri dan kebanggaan!

Persetan dengan “jika endesway endesway maka endesway endesway”, bahwa kritik dan pressure masih dibutuhkan untuk mengembalikan marwah tim kebanggaan kita ini. Kita tahu, bahwa, kultur dan rasa memiliki terhadap Persib jadi khas tersendiri dalam duni persupporteran di Indonesia. Bahkan ketika, Persib menang dan belum terkalahkan pun namun dengan permainan jelek, bobotoh pasti mengkritik dan gusar. Itulah bedanya kita, Bobotoh!

Bahwa penting, untuk menjadi supporter yang seperti dalam sistem ketatanegaraan digambarkan dalam tulisan Mang Ekomaung sebagai bagian dari infrastruktur politik yaitu pressure group. Silahkan nikmati kemenangan ini, namun janganlah bersorak ketika keindahan itu (permainan persib) belum kembali.

Yogi Miftahul Fahmi biasa ngetweet melalui @yogimfahmi


REVA KINARA / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Jumat, 15 September 2017 | 10:20 WIB

    Liga Yang Tak (Pernah) Profesional

  • Selasa, 12 September 2017 | 18:38 WIB

    Panjang Umur Solidaritas Bobotoh!

  • Kamis, 17 Agustus 2017 | 07:58 WIB

    Ketika NALURI Dibutakan oleh BATI

  • Kamis, 10 Agustus 2017 | 12:48 WIB

    Cing Gede Milik SIB...!!!

  • Minggu, 6 Agustus 2017 | 20:13 WIB

    Menggugat Pernyataan 'Bobotoh Dilarang Tonton Persib'

  • Senin, 31 Juli 2017 | 07:30 WIB

    Ngala Bati Tina Rongsok

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 20:19 WIB

    Bangga Atas Sebuah Dosa dalam Rivalitas

  • Kamis, 27 Juli 2017 | 19:14 WIB

    Curahan Hati Ketua Viking Frontline

  • Senin, 24 Juli 2017 | 11:42 WIB

    Persib Gagal Lagi Angkat 'ASA' Kami


Iklan Footer