The Hardest Part is Letting Go. Nuhun Kapten Aing, Jupe!

The Hardest Part is Letting Go. Nuhun Kapten Aing, Jupe!

Senin, 29 Januari 2018 | 03:38 WIB
Jumat malam, 26 Januari 2018. Bobotoh harus mengucapkan salam perpisahan untuk yang kedua kali nya kepada Achmad Jufriyanto. Pemain yang berjasa mengantarkan Persib meraih gelar Liga Indonesia pada tahun 2014 ini, memutuskan untuk mengakhiri kerja sama nya dengan klub.

Kabar ini sontak menambah duka Bobotoh yang beberapa saat sebelum nya menyaksikan tim kebanggan mereka harus takluk dari PSM Makassar dengan skor 0-1 yang otomatis mengugurkan langkah Persib Bandung pada gelaran Piala Presiden tahun ini. Jika bagi Dilan rindu itu berat, tidak lolos fase grup kemudian ditinggal kapten tim jauh lebih berat, Dilan juga ga akan kuat.

Ahmad Jufriyanto bukan kali pertama meninggalkan Persib, namun kali ini rasanya agak beda, Keadaan tim yang baru saja mengalami kegagalan pada gelaran liga 1 tahun lalu sehingga banyak dari kalangan Bobotoh yang mengharapkan sosok nya dapat menjadi leader sekaligus kapten tim yang dapat mengangkat performa tim dari keterpurukan musim lalu, untuk mengarungi liga 1 tahun ini dengan lebih baik. Namun apa mau dikata pilihan nya untuk meninggalkan Persib merupakan pilihan terbaik yang mungkin sudah ia pikirkan secara matang sehingga tidak ada seorang pun yang dapat menahan nya untuk pergi.

Menyusul Vladimir Vujovic, tandemnya yang terlebih dahulu hengkang, kini duet bek yang berhasil membawa Persib juara sudah tidak tersisa, Terima kasih Achmad Jufriyanto, gol penalti mu ke gawang Persipura di final ISL 2014 dan gol tendangan bebasmu ke gawang Sriwijaya di final Piala Presiden 2015 akan selalu kami ingat, semoga petualanganmu selanjutnya lebih baik, doa terbaik selalu untukmu. Mohon maaf ucapan hatur nuhun yang kedua kali nya ini tidak dibarengi dengan kenangan manis yang bisa kita kenang bersama. Semoga penggantimu bisa memberikan kenangan baru untuk bobotoh, Sukses selalu Captain Achmad Jufriyanto.

Penulis bisa ditemui di akun twitter @dyusdeana.

FIRMAN FAUZI / VPC / RED3

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 25 Februari 2018 | 20:16 WIB

    Memahami Makna Pelatih Asing di Persib

  • Jumat, 23 Februari 2018 | 22:53 WIB

    Gomez dan Kutukan Pelatih Asing Persib

  • Rabu, 21 Februari 2018 | 18:03 WIB

    Istilah Kabeh Dulur Kini Hanya Terasa di Laga Away

  • Senin, 19 Februari 2018 | 18:00 WIB

    The Jakmania di Antara Anis dan Ahok

  • Senin, 5 Februari 2018 | 08:20 WIB

    Goong Nabeuh Manéh

  • Minggu, 4 Februari 2018 | 20:32 WIB

    Menimbang Keterlibatan “Mantan” Dalam Manajemen


Iklan Footer