Pemain Buangan dan Keberuntungan 'Bersekongkol' Angkat Kualitas PSMS

Pemain Buangan dan Keberuntungan 'Bersekongkol' Angkat Kualitas PSMS

Senin, 22 Januari 2018 | 01:06 WIB

PELATIH PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman tetap merendah meski anak asuhnya dua kali membalikkan semua prediksi. Setelah PSM Makassar, giliran Persib Bandung yang dipermalukan.

Baginya PSMS tetap yang 'terkecil' di antara para penghuni Grup A. Tapi pandangan Djanur itu tentunya hanya di atas kertas, sebab Ayam Kinantan memiliki nyali lebih besar di lapangan.

Meski bermaterikan pemain buangan, tapi menurut Djanur, timnya bisa menjadi kekuatan yang utuh dan solid. Yang dimaksud Djanur sebagai buangan adalah Jajang Sukmara (Persib), Muhammad Roby (Sriwijaya FC), Amarzukih (Persija Jakarta) dan Antoni Putro Nugroho (Bhayangkara FC).

BACA JUGA: Tak Ada Instruksi Spesial dari Djanur Saat PSMS Permalukan Persib

"Bukan merendah, tapi kenyataannya seperti itu. Kami dari 4 tim yang berada di Bandung (Grup A) ini paling kecil. Dapat (pemain) sisa pengalaman, juga tapi beruntung," paparnya.

Kembali dengan nada merendah, Djanur mengatakan, hanya kebetulan saja PSMS bisa mengalahkan PSM Makassar dan Persib. Namun menurutnya PSMS masih bisa bertahan atau melangkah jauh di turnamen jika pemain buangan, soliditas tim dan keberuntungan terus 'bersekongkol' seperti saat menumbangkan Juku Eja dan Maung Bandung.

"Kebetulan aja menang 2 kali dan target tetap lolos. Tapi kalau ke depan masih bekerja seperti ini Insya Allah masih bisa berlanjut," pungkasnya.

FIRMAN FAUZI / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 22 Februari 2018 | 09:10 WIB

    Kick-Off Liga 1 Terancam Mundur Lagi, Ini Alasannya

  • Minggu, 18 Februari 2018 | 21:11 WIB

    Gomez Cari Solusi di Depan, Rene Alberts di Belakang

  • Minggu, 18 Februari 2018 | 20:22 WIB

    Mantan Pemain Persib Resmi Berkostum Persipura


Iklan Footer