PSSI Baru Kabari Kemenpora 2 Hari Lalu Soal Piala Presiden

PSSI Baru Kabari Kemenpora 2 Hari Lalu Soal Piala Presiden

Rabu, 10 Januari 2018 | 18:35 WIB
PERHELATAN Piala Presiden 2018 tinggal menghitung hari, PT. Liga Indonesia Baru (LIB) menunjuk Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menjadi tempat pembukaan turnamen yang rencananya akan dibuka langsung Presiden Joko Widodo.

KICK-off perdana Piala Presiden 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Selasa (16/1/18) antara tuan rumah Persib melawan Sriwijaya FC terancam batal. Hal ini dikarenakan karena Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dikabarkan tak memberikan izin penggunaannya.

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gatot Dewa Broto. "Yang jelas tidak diizinkan oleh PUPR," kata Gatot dikutip dari Republika.co.id.

Gatot yang juga Wakil Ketua Panita Penyelenggara Asian Games Indonesia (Inasgoc) mengatakan, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator Piala Presiden, harus mencari alternatif stadion lain untuk Piala Presiden. 

BACA JUGA
Menurut Gatot, otoritas tertinggi sepakbola di Indonesia belum menyampaikan rencananya terkait gelaran Piala Presiden 2018.

"PSSI belum pernah bikin laporan soal rencana turnamen Piala Presiden yang sangat penting itu," tulisnya, melalui akun Twitter @gsdewabroto, Rabu (10/1/18).

Dikatakan Gatot, bukan hanya di Jawa Barat saja yang terkendala terkait venue stadion, hal tersebut juga terjadi di daerah lainnya di Indonesia, ini menjadi contoh kurang koordinasi antara PSSI, Organizing Committee Piala Presiden dan Kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga.

"Baru info dua hari lalu ketika mengalami kendala, ini dari Jawa Timur juga nanya hal yg sama," bebernya.

Gatot pun berharap jika Stadion GBLA bisa tetap menggelar opening ceremonial Piala Presiden 2018, namun keputusan finalnya tetap ada di Kemen Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

"Sekjennya PSSI (Ratu Tisha) sih sudah dua hari ini rajin call dan WA. Saya sudah mohon juga tolong itu keluhan publik direspon, jangan lewat saya saja. Mereka butuh kejelasan publik sangat berhak tanya, tahu dan mengkritik," terang Gatot.

FIRMAN FAUZI / VPC / RED3

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Selasa, 16 Januari 2018 | 01:03 WIB

    Stadion Kanjuruhan Mendadak Batal Jadi Venue Grup E

  • Senin, 15 Januari 2018 | 22:57 WIB

    Dalih Konate Tak Penuhi Janji Kembali ke Persib


Iklan Footer