GBLA 'Menolak' Persib, Farhan: Ganti Ngaran Geura

GBLA 'Menolak' Persib, Farhan: Ganti Ngaran Geura

Minggu, 26 November 2017 | 21:26 WIB

STADION Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pernah jadi 'tersangka' di balik repotnya penampilan Persib Bandung di kompetisi Liga 1 Indonesia 2017. GBLA dicap seperti 'menolak' jadi kandang yang nyaman untuk Maung Bandung.

Benarkah Persib seolah tak memiliki jiwa dan keberuntungan setiap bermain di Stadion GBLA? Mantan Direkturt Marketing dan Promosi PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Muhammad Farhan menjawab; "Usul saya, ganti nama GBLA," seloroh Farhan.

Tapi bukan soal faktor magis yang sulit dibuktikan dan dipahami dengan logika. Sebab kata Farhan, sekalipun ketika Maung Bandung 'disuruh' kembali manggung di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, nyatanya kemenangan tetap sulit didapat.

Keputusan Persib pindah ke Jalak Harupat pun dipengaruhi oleh banyaknya keluhan dari bobotoh karena tingginya tingkat kerawanan kriminalitas serta akses jalan yang dinilai masih belum menunjang, terutama ketika menggelar pertandingan yang menyedot animo besar.

BACA JUGA: Mantan Direktur PT PBB Ungkap Intervensi di Persib

"Ada sebuah kepercayaan (supranatural) bila bermain di GBLA, Persib tidak ada keberuntungannya. Nyatanya bermain di Jalak Harupat pun Persib tetap kalah. Jadi ini bukan masalah supranaturalnya. Kalau berbicara soal itu, usul saya, ganti nama GBLA," ucapnya.

Usul Farhan agar pemilik atau pengelola (Pemkot Bandung) agar mengganti label stadion bukan karena pertimbangan yang berhubungan dengan unsur magis. Farhan melihatnya lebih pada makna dibalik nama GBLA dari sisi berbeda.

Nama Gelora Bandung Lautan Api, dinilai Farhan memiliki konotasi kurang baik. Bandung Lautan Api itu sendiri, dimaknai dia untuk membumihanguskan Kota Bandung agar penjajah saat itu tidak dapat mengambil sesuatu keuntungan dari Kota Bandung.

"Konotasinya saja sudah tidak positif, yakni membumihanguskan. Jadi usul saya, ganti saja nama GBLA menjadi Gelora Bandung Asia Afrika, karena Kota Bandung ibu kotanya Asia Afrika yang memiliki semangat mempersatukan, memerdekakan dan orientasinprestasi pada dunia," ujarnya.

Nama Gelora Bandung Lautan Api sendiri merupakan salah satu dari dua nama yang diusulkan oleh Tim Pengkajian dan Penelitian LPPM Unpad sebagai wujud semangat rakyat atau penduduk Bandung melawan penjajah. Nama lain yang disulkan adalah Gelora Gedebage Kota Bandung.

Dua nama yang diusulkan LPPM Unpad tersebut bersama nama Gelora Rosada kemudian dilempar ke masyarakat untuk kemudian dipolling pada tahun 2013 lalu. Hasilnya Gelora Bandung Lautan Api mendapat suara terbanyak, sekitar 83 persen masyarakat memilih.

NAZZAL RAMADHAN / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 10 Desember 2017 | 22:24 WIB

    700 Orang Dermakan Darahnya di #PersibPeduli

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 04:13 WIB

    Deden Natsir Bicara Soal Tol Soroja

  • Senin, 20 November 2017 | 16:17 WIB

    Minuman Khas Sunda Ini Bikin Sergio 'Kecanduan'

  • Sabtu, 18 November 2017 | 21:54 WIB

    Libur Kompetisi, Jasuk Kuliah Sambil 'Ngojek'

  • Sabtu, 18 November 2017 | 13:56 WIB

    Jika Persebaya ke Final, Ini Janji Toncip

  • Jumat, 17 November 2017 | 17:07 WIB

    Supardi Mulai Rajut Rencana Jadi Pelatih


Iklan Footer