Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB
BANGKU kosong menjadi pemandangan Stadion Si Jalak Harupat ketika Persib berlaga di beberapa pertandingan terakhir. Bahkan di dua laga kandang terakhir, tercatatat jumlah penonton yang menyaksikan Maung Bandung berlaga kurang dari 10 ribu.

Hal ini merupakan tamparan keras bagi Persib yang musim ini digadang-gadang sebagai 'The Golden Era' namun bak petir menyambar di siang hari, pencapaian Atep dan Kawan-kawan justru 'Ngerakeun'. Hingga pekan ke-34 sekaligus bakal pertanda berakhirnya Go-Jek Liga 1 musim 2017 ini, Persib masih tertahan di peringkat ke-12 klasemen sementara.

Musim yang tak ingin diingat oleh Bobotoh dan tentunya berharap Go-Jek Liga ini cepat berlalu dari beberapa pekan kebelakang, karena Persib 'The Golden Era' ini justru menjadi bumerang, sebagai bahan olok-olok pendukungnya bahkan menjadi ejekan pendukung kesebelasan lain.

Berharap Dukungan Penuh Bobotoh di Laga Pamungkas
Tony Sucipto benar-benar merindukan gemuruh Stadion Si Jalak Harupat ketika ketika Persib berlaga, yang pasti bukan hanya dirinya saja yang berharap Bobotoh menduduki setiap bangku di tribun stadion, sama halnya dengan pemain Persib lainnya.

"Itu yang kita harapkan (stadion penuh), karena akan menjadi support bagi kami. Tapi kami harapkan support yang diberikan adalah support yang positif," aku Tony kemarin, Sabtu (11/11/17).

Fullback Persib ini sangat berharap dukungan penuh dari Bobotoh di laga terakhir di musim kompetisi 2017, "Karena pertandingan besok, jika kita menang, maka akan berakhir dengan happy ending meski di klasemen posisi kita buruk," lanjut Tony.

The Skipper, Achmad Jufriyanto, beberapa pekan lalu membicarakan hal serupa. Bagi pemain asal Tangerang ini, kosongnya bangku stadion adalah suatu hal yang berbeda yang tak pernah terjadi selama dirinya membela klub kebanggaan Bobotoh ini.

"Mungkin ini cara mereka mencintai tim, kita tidak bisa juga untuk memaksa mereka untuk datang, tapi secara pribadi dan pemain pasti berharap mereka untuk datang untuk mereka mendukung tim ini," ucap Jupe, biasa pemain bernomor punggung 16 ini disapa.

Ada baiknya kita melupakan perjalanan pahit di musim ini, karena hidup bukanlah mundur kebelakang, tapi menatap kedepan dengan rasa optimis. Mari kita lupakan sejenak fluktuasi Persib dari setiap laga yang telah dijalaninya, bukankah kalian rindu suasana dimana kita berteriak lantang bersama menyanyikan kemenangan?.

Jadi, hey ho let's go, kita birukan Si Jalak Harupat di laga pamungkas ini, walaupun pertandingan hari ini tidak akan berpengaruh bagi Persib, kemenangan tak akan membuat Maung Bandung menjadi juara, namun ini akan menjadi one-step forward bagi kita untuk menatap musim selanjutnya agar lebih baik. 

Mengertilah bahwa matahari tidak pernah membenci bumi, ia hanya tidak ingin menyakiti. Kata yang satu tidak pernah membenci kata yang lain, mereka hanya ingin ada jeda, supaya mereka punya makna.
Seperti kami, dan kebanyakan orang, pernah berbicara buruk tentangmu. Tapi, percayalah itu bukanlah kebencian, namun cinta. Karena cinta membuat kita kadang tak pernah mengedepankan logika.

Jarak dicipta agar rindu tetap hidup tanpa pernah redup, tapi jangan biarkan kami menunggu hingga 19 tahun (lagi). Bagimu Persib Jiwa Raga Kami!

Ditulis pukul 2:47 pagi, mendengarkan Surat Dari Praha, Tio Pakusadewo - Sabda Rindu. Awas Baper!

FIRMAN FAUZI / VPC / RED3

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib

  • Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:16 WIB

    Uwa, Naha Persib Jadi Kieu?

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 16:09 WIB

    Kami Persib Sampai Mati, Anda Persib Sampai Habis Kontrak

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:38 WIB

    Surat Kaleng Virtual untuk Manajemen


Iklan Footer