Setelah Ini, Emral Abus Fokus Kejar Gelar Profesor

Setelah Ini, Emral Abus Fokus Kejar Gelar Profesor

Sabtu, 11 November 2017 | 18:32 WIB

LAGA Persib Bandung kontra Perseru Serui di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Minggu (12/11/2017), sepertinya akan jadi pertandingan terakhir Emral Abus.

Pelatih asal Sumatera Barat itu hampir dipastikan akan mengakhiri masa baktinya di Maung Bandung. Sebab manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) sudah jauh hari memikirkan sosok pengganti pelatih kepala musim depan.

Meski tak bisa dikatakan sukses membuat performa Maung Bandung lebih baik dibandingkan putaran pertama. Tapi Emral tetap mengungkapkan rasa terima kasih dan rasa bangganya mendapatkan kesempatan lagi bekerja di Persib seperti pada tahun 2015.

Sebagai seorang pelatih sekaligus akademisi, Emral mengaku, bisa menjadi bagian dari Persib merupakan pengalaman yang akan selalu dikenangnya.

"Ga semua dosen dan doktor jadi pelatih, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri buat saya. Biasanya mereka jadi pelatih fisik, sedangkan saya menjadi pelatih kepala di tim sebesar Persib," ungkap Emral.

Emral sendiri selama ini lebih dikenal sebagai instruktur kursus kepelatihan. Sejumlah pelatih lokal, termasuk Djadjang Nurdjaman pernah jadi 'muridnya'. Meski dikenal sebagai guru besar para pelatih di Indonesia, tapi Emral tak memiliki banyak pengalaman melatih klub sepak bola.

"Saya juga menjadi instruktur kepelatihan (AFC), harusnya saya hari ini ke Sawangan, tapi saya minta tolong untuk digantikan karena fokus saya di Persib," papar Emral.

Bahkan, demi Persib, Emral mengungkapkan dia rela menunda kesempatan mendapatkan gelar profesor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dia mengaku, sempat diperingatkan oleh Rektor UNJ untuk segera merampungkan jurnal internasional yang menjadi syarat mendapat gelar profesor.

"Saya udah S3, dan jadi doktor. Di Jakarta kemarin 2013 saya dapet gelarnya, di UNJ. Saya sudah dimarahi rektor agar cepat dapat gelar profesor, dan saya harus bikin jurnal internasional agar dapat gelar profesor. Saya ngambil fokus di jurusan sepak bola, saya juga jadi dosen sepak bola," pungkasnya.

FIRMAN FAUZI / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Minggu, 10 Desember 2017 | 22:24 WIB

    700 Orang Dermakan Darahnya di #PersibPeduli

  • Selasa, 5 Desember 2017 | 04:13 WIB

    Deden Natsir Bicara Soal Tol Soroja

  • Senin, 20 November 2017 | 16:17 WIB

    Minuman Khas Sunda Ini Bikin Sergio 'Kecanduan'

  • Sabtu, 18 November 2017 | 21:54 WIB

    Libur Kompetisi, Jasuk Kuliah Sambil 'Ngojek'

  • Sabtu, 18 November 2017 | 13:56 WIB

    Jika Persebaya ke Final, Ini Janji Toncip

  • Jumat, 17 November 2017 | 17:07 WIB

    Supardi Mulai Rajut Rencana Jadi Pelatih


Iklan Footer