Uwa, Naha Persib Jadi Kieu?

Uwa, Naha Persib Jadi Kieu?

Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:16 WIB

2017 adalah tahun yang tidak pernah kami bayangkan akan menjadi seperti ini.  Tahun dimana kalian menyebutnya dengan "Golden Era".


Tahun dimana kalian menjanjikan bahwa persib akan menjadi lebih baik dari kemarin, tahun dimana kalian membuang satu demi satu pemain yang sudah mencintai kami lalu menggantikan dengan pemain yang tidak pernah menghargai kami.

Sudah terlalu banyak orang yang kecewa dengan kepentingan kalian, sudah terlalu banyak orang yang bertanya mengapa kalian menjadi seperti ini? Mengapa kalian mementingkan bisnis daripada prestasi? Jika kalian berfikir bahwa Persib itu adalah ladang untuk mencari harta yang lebih, kalian mungkin salah. Persib lebih dari sekedar sepakbola, seharusnya kalian tahu itu
dari awal.


#UmuhOut  #MSWM
Tagar bermunculan ketika kenyataan tidak sesuai dengan harapan. 
Saat harapan tidak sesuai dengan kenyataan, kami akan bertanya ke siapa jika tidak kepada manajemen?

Apakah kami salah menuntut kemenangan tiap pertandingan? 
Apakah kami salah jika kami ingin selalu menang dengan komposisi pemain saat ini?
Jika kami salah, kembalikan keadaan Persib yang seperti semula. 

Yang tidak pernah ada pemain Marquee Player, tidak ada pemain naturalisasi, dan dengan pemain seadanya. Mungkin kami akan lebih ikhlas jika situasinya seperti itu, kami akan memaklumi jika keadaannya seperti itu.

Kami tidak butuh pemain yang segimana mahal nya jika dia tidak bisa bermain dengan hati,
Kami hanya butuh pemain yang bisa bermain dengan hati dan mempunyai tekad yang sama seperti Bobotoh, yaitu selalu menjadi pemenang di setiap pertandingan.

Mungkin sekarang sudah saatnya Uwa Haji DKK meninggalkan hal-hal yang tidak masuk akal, hal hal yang membuat kita berfikir "NAON SIH KIKIEUAN?".
Mungkin sudah saatnya Uwa Haji DKK mundur dari bench, Bukan karena kita benci sama Uwa, tapi karena kita peduli sama Uwa.

Kami tau siapa orang yang menyelamatkan Persib dari keterpurukan pada saat Liga Indonesia di tahun 2000-an. Kami tau siapa orang yang selalu mem prioritaskan moril untuk Persib. Kami tau siapa orang yang selalu paling depan membela Persib jika Persib ada masalah. Kami tau siapa orang yang selalu memotivasi pemain dengan kalimat "Kalau Persib menang, saya kasih Bonus.!!"

Kami atau bahkan orang lain pun tau orangnya itu Uwa Haji, kami juga sadar tanpa Uwa, Persib tidak akan menjadi juara di Liga Indonesia tahun 2014.

Semua ada porsi nya Wa, pelatih dan pemain berjuang di tengah lapang, Supporter berjuang di tribun penonton, dan Manajemen? Berjuang di belakang layar.

Alangkah baik dan alangkah lebih terhormat jika Uwa Haji dan Petinggi-petinggi Manajemen duduk santai di kursi merah stadion, ketimbang duduk pegel di bench.

Biarkan semua kembali ke habitatnya masing-masing Wa, agar semua berjalan apa adanya dan semua tujuan tercapai, agar tidak ada yang saling menyalahkan hanya kepada satu subjek.

Tanpa mengurangi rasa hormat, Uwa Haji Umuh Muchtar silahkan 
pikirkan lagi tindakan Uwa yang sudah berjalan sejauh ini, Demi Persib!!!!


Penulis, Tiara Sani Khusnul Khotimah, hanya gadis biasa yang mencintai Persib dan kamu, iya kamu. Berakun Twitter @Oktizentata



FIRMAN FAUZI / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:51 WIB

    Menagih Janji 'Fasilitas' Bos Glenn Sugita

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib


Iklan Footer