Surat Kaleng Virtual untuk Manajemen

Surat Kaleng Virtual untuk Manajemen

Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:38 WIB
DEAR management Persib, ku ingin beritahu kalian apa arti malu, menurut sistem google dengan keyword arti malu definisinya adalah “Malu adalah salah satu bentuk emosi manusia. Malu memiliki arti beragam, yaitu sebuah emosi, pengertian, pernyataan, atau kondisi yang dialami manusia akibat sebuah tindakan yang dilakukannya sebelumnya, dan kemudian ingin ditutupinya.” 

Apa hubungannya dengan aksi hebat rekan-rekan bobotoh di hari ini. Saya ingin sedikit mengulas tentang latar belakang mengikuti aksi hari ini dari sudut pandang saya sebagai bobotoh yang ala kadarnya dan rekan saya yang sedikit gila, mengapa saya bisa menjudge dia saya seperti itu.

Dulu saya berpikir salah satu hal gila dalam mendukung Persib dalam hidup saya adalah dengan menunda sidang kuliah setahun hanya ingin menyaksikan laga final Persib di Palembang itu sesuatu asa pang “aingnya” . Ternyata diluar sana masih banyak orang yang lebih gila dengan masing-masing caranya, salah satunya sahabat saya yang men tatoo badannya hanya untuk lambang Persib yang notabennya akan dibawa hingga mati.

Apakah manajemen Persib pernah memikirkan bobotoh dengan semua pengorbanannya, dan manajemen punya rasa bangga dihati mereka sekarang, atau hanya ingin memanfaatkan loyalitas bobotoh hanya untuk perut dan kantong mereka. 

Saya rasa manajemen harus membuka mata dengan rasa cinta bobotoh yang sedari mereka lahir pasti sudah diwariskan rasa cinta ini tanpa pamrih dan embel-embel materi, ketulusan mereka dalam mendukung Persib hanyalah rasa cinta yang saya yakin kami tidak tahu persisnya sejak kapan.

Kami hanya meminta manajemen tahu arti rasa malu, malu dalam prestasi, malu dalam memanfaatkan kecintaan bobotoh hanya untuk keuntungan dalam materi tanpa diiringi prestasi, malu dengan tidak mengakali aturan yang sudah ada. 

Seharusnya aksi bobotoh dihari ini jadi intropeksi manajemen dan membenahi internal tim, bukan malah aksi saling lempar tanggung jawab dan ancam-mengancam, lekas sembuh PERSIB, kami muak dengan kebobokrokan ini.


Penulis berakun Twitter @EkiAgusM




FIRMAN FAUZI / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:51 WIB

    Menagih Janji 'Fasilitas' Bos Glenn Sugita

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib


Iklan Footer