PT. PBB Adalah Produsen dan Bobotoh Dilindungi Hak UU Konsumen

PT. PBB Adalah Produsen dan Bobotoh Dilindungi Hak UU Konsumen

Senin, 16 Oktober 2017 | 21:26 WIB
GENDERANG Liga Gojek Traveloka 2017 sudah ditabuh, Bandung begitu semarak semakin membiru. Semua berharap sama dengan Michael Essien dan Carlton Cole berbaju biru, kemenangan manis akan diraih. Bagi bobotoh Impian Persib juara selalu hadir disetiap awal liga indonesia bergulir baik dengan materi pemain ala kadar nya, materi pemain persib bertabur bintang sampai berstatus marquee player seperti Michael Essien dan Carlton Cole.

Luar biasa pemain kelas dunia bergabung dengan klub kebanggaan warga Jawa Barat ini. Dengan share market yang luas dan besar di dukung managerial yang baik, Persib jadi mesin uang dan bisnis mengiurkan bagi semua pihak, jangankan Michael Essien atau Carlton Cole, mantan pemain terbaik dunia dan legenda sepakbola Barcelona, Ronaldinho hampir merumput di Gelora Bandung Lautan Api. Menarik apabila melihat unsur market share yang luas, konsumen (Bobotoh) yang loyal, brand yang kuat dan demografi provinsi Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbanyak di indonesia.

Awal liga Gojek Traveloka 2017 masih meninggalkan perih bagi Bobotoh dari permasalahan tiket, seperti yang dialami Unyil bocah SMP yang rela menyisihkan uang saku nya demi membeli tiket Persib seharga Rp. 50 ribu berakhir tragis, si Unyil tidak bisa  masuk kedalam Tribun Stadion yang  sudah penuh disebabkan banyaknya oknum Bobotoh yang menyuap oknum penjaga pintu masuk agar bisa menonton tanpa tiket. muncul pula masalah baru keamanan area Stadion GBLA, seperti yang dicerita Ricky  yang harus rela mendorong motornya karena Accu (Aki) motornya raib di gondol maling di area parkir Gelora Bandung Lautan Api atau cerita dari Andri yang membayar parkir mobil, dipungut dari ormas lebih mahal dari Valet parkir di Mall. Sungguh hal tersebut menjadi tidak nyaman bagi Bobotoh. Belum lagi hasil pertandingan diluar harapan Bobotoh, membuat para loyalis Persib ini semakin meradang. Kata caci maki pun keluar dari mulut dan jari lewat jejaring sosial.

Dalam industri sepakbola Supporter (Bobotoh) di tempatkan sebagai konsumen dan PT. Persib Bandung Bermartabat adalah produsen. Seperti yang diamanatkan dalam Undang Undang Perlindungan konsumen Pasal 4 UU No.8 tahun 1999 mengenai Hak Konsumen, Bobotoh (Konsumen) berhak atas kenyamanan, keamanan, keselamatan, advokasi dan mendapatkan informasi yang jelas benar dan jujur dalam mengkonsumsi barang atau jasa yang dihasilkan produsen (PT.PBB). sudah barang tentu produsen harus menyikapi hal hal yang menjadi Hak dan kendala konsumen ketika mengunakan barang / jasa yang dihasilkan. kemudian Hak untuk memilih dan mendapatkan barang/jasa sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta  jaminan yang dijanjikan, seperti digaungkan pada saat launching team Persib di Liga Ojek Online adalah  Golden Era  bisa didefiniskan adalah era atau zaman keemasan, zaman penuh prestasi yang membanggakan  tetapi apa mau dikata prestasi Persib jeblok sampai dengan macth day ke-28, persib nangkrik diposisi sebelas klasemen sementara Liga Ojek Online. Ini sudah barang tentu tidak sesuai dengan janji atau jaminan atas Golden Era yang digaungkan. 
 
Bobotoh bukan sapi perah yang hanya di ambil susu nya untuk dikonsumsi lalu dicampakan begitu saja tanpa memperhatikan hak hak yang sudah semestinya didapatkan. Memang cinta Bobotoh tak butuh alasan karena cinta tak memandang menang atau kalah, cinta bukan pula arogansi yang menyudutkan pencibir dengan kata “Jangan bersorak jika kami menang”. Nikmatilah apabila hasil pertandingan tidak sesuai dengan harapan, terserah mau dengan emosi positif, emosi negatif  atau berdiam diri karena pada prinsip nya sepakbola adalah ekpresi diri. Semoga kedepannya lebih baik dan Persib bisa kembali berjaya serta tahun depan dapat berprestasi di level Asia.

Penulis, Rendra Eka Saputra, Bobotoh dan Murid Kesayangan Tedi Ekek, Berakun Twitter @RendraEka10





FIRMAN FAUZI / VPC / RED3

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib

  • Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:16 WIB

    Uwa, Naha Persib Jadi Kieu?

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 16:09 WIB

    Kami Persib Sampai Mati, Anda Persib Sampai Habis Kontrak

  • Rabu, 18 Oktober 2017 | 11:38 WIB

    Surat Kaleng Virtual untuk Manajemen


Iklan Footer