Superstar Persib Itu Harus Absen Melawan PSM Makassar, Sengaja Kah?

Superstar Persib Itu Harus Absen Melawan PSM Makassar, Sengaja Kah?

Selasa, 10 Oktober 2017 | 16:40 WIB
RAPHAEL Gulliermo Eduardo Maitimo dipastikan absen memperkuat Persib melawan mantan timnya PSM Makassar, Minggu (15/10/17) mendatang, dalam lanjutan Go-Jek Liga 1 pekan ke-29.

Hasil imbang 0-0 melawan Barito Putera kemarin, Senin (9/10/17), membuat Persib jatuh terperosok ke posisi 11 klasemen sementara, disalip Borneo FC. Si pemain serba bisa, Raphael Maitimo mendapatkan kartu kuning kelimanya di musim ini sebagai pertanda jika pemain bernomor punggung keramat, angka 10, refleksi dari Virtuoso, atau pemain hebat yang bisa mengubah permainan sebuah tim dengan daya magisnya, harus rela tidak diikutsertakan Persib dalam lawatannya ke Pulau Celebes. Kali kedua Maitimo mendapatkan akumulasi, sebelumnya saat Persib menyerah oleh Perseru Serui dirinya juga mendapatkan hal yang serupa.

Namun ada hal yang musti dipertanyakan, catatan VIKINGPERSIB.CO.ID, ada kecenderungan dari Raphael Maitimo jika akan melawan bekas timnya selalu saja ada alasan untuk dia tidak tampil. Bobotoh mungkin masih ingat jelang pembukaan Go-Jek Liga 1 saat Persib melawan Arema, Rafa mendadak mengalami gejala aneh pada matanya, sakit mata, bintitan. Pelatih Persib saat itu, Djajang Nurjaman sampai bilang, "Aya-aya wae panyakit teh" (Bahasa : Ada-ada saja penyakitnya), sesuai prediksi Bobotoh, Maitimo absen di pertandingan yang berkesudahan imbang tanpa gol yang menjadi pertanda bergulirnya liga kasta tertinggi di Indonesia.

Kemudian ketika Persib akan menjamu PSM Makassar di putaran pertama lalu, kali ini Maitimo tiba-tiba mengalami gejala sakit di perutnya, karena terlalu banyak makan seblak kah? hingga menyebabkan perutnya murucut dan harus bolak-balik toilet setiap lima menit?. Saat itu Maitimo sempat berujar jika PSM Makassar bukanlah mantan timnya, karena dirinya merasa tak mempunyai ikatan kontak dengan tim berjuluk Juku Eja dan hanya ikut berlatih saja. Berbanding terbalik dengan apa yang dilontarkan Direktur PSM, Irsal Ohorella yang menyatakan jika Maitimo masih terikat kontrak dan PSM mengclaim telah membayar sejumlah uang kepadanya.


Melawan Persija mungkin Maitimo enggan melewati atmosfir El Clasico versi Indonesia, top skorer Persib ini tampil penuh selama 90 menit, mengingat Rafa sangat mencintai tim asal ibukota ini dan sempat berujar jika Persija dan Jakmania selalu ada di hati saya.

Kembali ke pertandingan melawan Barito Putera kemarin, ada keganjilan dari seorang Raphael Maitmo, yang pertama adalah ketika dirinya dengan sengaja menginjak Hansamu Yama, namun luput dari perhatian wasit, dan akhirnya pada menit ke-70 dengan sengaja pula dirinya menendang betis kaki dari Rizky Pora yang menyebabkan wasit asal Kyrgyztan kemarin memberi hadiah kartu kuning.


Maitimo, superstar Persib yang selalu menjadi buah bibir Bobotoh, kali ini harus rela absen menghadapi PSM Makassar, parkir melawan mantan timnya yang tak pernah ia anggap, padahal Persib membutuhkan peran seorang Virtuoso yang ada dalam dirinya untuk memberikan magis kemenangan Persib di Stadion klasik, Mattoangin di Makassar, untuk menyudahi kemarau yang berkepanjangan ini, mengakhiri kegemaran bermain imbang Persib dan membuat Bobotoh kembali tersenyum lebar tanpa harus saling mengumpat.

Mudah-mudahan tulisan ini tak membuat inbox akun sosial media kami mendapatkan pesan cinta seperti ini, "Goblok kamu bikin post apa!!!! Delet! Kamu Gila???".

Salam Remis.
Penulis, Firman Fauzi Wiranatakusuma S.Ikom, Editor di Web VIKINGPERSIB.CO.ID. Seorang Bobotoh yang melewati fase paceklik gelar Persib, melihat Persib mengangkat Piala Tahun 1990, 1994, 1995, 2014 dan 2015. Proud member of Viking Persib Club.



FIRMAN FAUZI / VPC / RED3

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:51 WIB

    Menagih Janji 'Fasilitas' Bos Glenn Sugita

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib


Iklan Footer