Persib Butut, Yang Ada Hanyalah Tangisan (Kapan Kita Tertawa Lagi?)

Persib Butut, Yang Ada Hanyalah Tangisan (Kapan Kita Tertawa Lagi?)

Selasa, 10 Oktober 2017 | 04:35 WIB
PESAN moral terpangpang melalui big screen Stadion Si Jalak Harupat bertuliskan, "Eleh meunang teu masalah, Nu penting happy Lur..", kemarin, Senin (9/10/17), Persib kembali bermain imbang tanpa gol dengan tamunya, Barito Putera. 

Ini menjadi kali kelima secara beruntun Maung Bandung meraih hasil imbang, dan ke-13 hingga pekan ke-28, sebuah record yang menyamai prestasi Persib di musim 2004 namun berbeda era, sekarang jamannya 'The Golden Era'.

Kembali lagi ke persoalan pesan di Big Screen stadion, lantas bolehkah kita bertanya balik, mana mungkin dan adakah seorang supporter yang bisa 'Happy Lur' ketika tim yang dicintainya eleh? atau meraih hasil yang mengecewakan secara beruntun tanpa adanya evaluasi atau perubahan secara permainan? moal aya Bro.

Bagi sebagian mungkin selfie dan berjoget disaat timnya meraih hasil yang tak sesuai ekspektasi bisa saja membuat 'Happy Lur', tapi tidak untuk kebanyakan Bobotoh, terbukti teriakan "Persib Butut" menggema di stadion kemarin usai pertandingan.

Indeks kebahagiaan suporter jika ingin 'Happy Lur' adalah ketika tim yang dicintainya meraih kemenangan apalagi dengan kondisi Persib sekarang, kemarau berkepanjangan dan entah kapan meraih kemenangan, hingga Bobotoh pun lupa kapan Persib terakhir kalah.

Dalam foto-foto dibawah ini bisa kita lihat bagaimana indeks kebahagiaan Bobotoh dapat diukur. Ngaharuleung, careurik.