Bobotoh, Kekasih Yang Tak Dianggap oleh Persib

Bobotoh, Kekasih Yang Tak Dianggap oleh Persib

Selasa, 3 Oktober 2017 | 19:32 WIB
SANGAT lazim jika suporter ingin melihat klub kebanggaan berjaya di kompetisi yang diikuti. Melihat timnya bermain indah, banyak meraih kemenangan dan yang pastinya terhibur melihat para pemain bermain 'bebeakan' demi klub yang dibela. Tak terkecuali dengan bobotoh.

Tulisan ini muncul karena kurang puasnya 'kukulutus' di Twitter ataupun Instagram melihat apa yang terjadi pada Persib saat ini. Bermain imbang di empat pertandingan beruntun, tiga kali di pertandingan kandang, tentu bukan hasil baik buat tim sekelas Persib yang katanya bertabur bintang dan bergelimang 'bati'. Apa nggak bosen maen imbang terus?

Wahai manajemen dan para pemain!!! Kau anggap apasih Bobotoh ini? Dukungan selalu kami berikan, bahkan tidak sedikit kawan-kawan kami yang harus berkorban demi datang ke stadion. Yang berkurang tabungan nikahnya, yang hilang waktu malam minggunya, yang berkurang jatah cutinya, bahkan yang lebih milih nonton Persib dibanding jalan sama pacar dan kemudian berakhir putus. Oh xo xad!!! Itu semua demi kamu Sib!!!

Entah apa yang ada dalam pikiran manajemen, ingin menggali keuntungan dari bobotoh tetapi tak bisa memberikannya kebahagiaan, Real Madrid atau Juventus ge butuh bati atuh, tapi mereka bisa tetep berprestasi. Apa Persib ga bisa?

Bobotoh ini ibarat kekasih yang tak dianggap oleh Persib. Seperti lagunya Pinkan Mambo tea. Hanya bisa mencoba bersabar, menahan amarah dan berharap Persib akan berubah walaupun entah kapan.

Tagline The Golden Era yang nyatanya ngERAkeun, launching pemain yang kelewat mewah hanya jadi harapan palsu bagi Bobotoh, pemain mahal yang gak efektif, permainan yang tak kunjung pindah dari strategi mapai gawir, kemudian yang terakhir pengkhianatan gerakan #koinuntukPSSI oleh manajemen Persib. 

Ya, inilah puncak kekesalan kami, oleh kalian para manajemen yang hanya ingin meraup untung dari kami. Lagi-lagi kami hanya ada namun keberadaan kami tak dianggap. Entah kekasih yang tak dianggap atau hanya cinta yang bertepuk sebelah tangan. 

Semoga kamu segera sadar Sib! Sebagey klub yang jadi pelopor klub profesional harusnya sadar bahwa profesional itu gak cuma mikir bagaimana mencari bati, tapi pikirin juga bagaimana memberikan prestasi untuk bobotoh sebagai salah satu sumber batimu!


Penulis, Harfin Nurulhaq,bobotoh rantau yang jauh dari bandung dan berakun twitter @KangHarvin







REVA KINARA / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 30 Desember 2017 | 17:51 WIB

    Menagih Janji 'Fasilitas' Bos Glenn Sugita

  • Senin, 13 November 2017 | 08:40 WIB

    Bangkit Sib! Maneh Maung Lain Ucing Anggora

  • Minggu, 12 November 2017 | 02:24 WIB

    Sabda Rindu Tony Sucipto, Achmad Jufriyanto dan Kita

  • Rabu, 1 November 2017 | 10:50 WIB

    Andai WHU Mundur Sebagai Manajer

  • Kamis, 26 Oktober 2017 | 21:52 WIB

    Surat Terbuka untuk Manajemen Persib


Iklan Footer