Koin 50 Juta Tak Sampai PSSI, Dirigen Viking Luapkan Kekecewaan

Koin 50 Juta Tak Sampai PSSI, Dirigen Viking Luapkan Kekecewaan

Kamis, 28 September 2017 | 00:17 WIB

DIRIGEN Viking Persib Club (VPC) Yana Umar, menyayangkan sikap PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang tak sejalan dengan aspirasi Bobotoh.

PT PBB dalam konferensi pers serah terima koin senilai Rp50 juta, sepakat tidak akan menyerahkan koin hasil udunan Bobotoh dengan alasan, mereka sudah membayar sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI akibat aksi koreografi bertuliskan Save Rohingya.

Itu dikatakan Komisaris Utama PT PBB Zaenuri Hasyim di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Rabu (27/9/2017).

Akibat pernyataan itu, bobotoh kecewa. Kekecewaan itu banyak ditumpahkan dengan berbagai macam komentar di dunia maya khususnya media sosial.

"Tentu saja saya juga kecewa, sama dengan Bobotoh lainnya. Kami tidak menyangka. Karena harapan kami datang ke PT PBB tidak seperti ini," kata Yana, kepada VIKINGPERSIB.CO.ID.


Ia menjelaskan, sekaligus menjawab banyak pertanyaan dilontarkan Bobotoh, kenapa koin hasil urunan itu tidak langsung di serahkan kepada PSSI?

"Ada tahapan yang harus kita tempuh, kita tidak bisa datang langsung ke kantor PSSI, karena sanksi ditujukan kepada Persib. Sehingga mau tidak mau harus melibatkan PT PBB," ujar Yana.

Sayangnya, respon PT PBB tidak sesuai dengan harapan Bobotoh. Sehingga pesan yang ingin disampaikan kepada PSSI mentok. Seharusnya kata Yana, PT PBB setidaknya mau memperjuangkan dulu aspirasi Bobotoh yang kecewa dengan sanksi Komdis PSSI.


ia memastikan, aksi Koreo Save Rohingya yang digagas Viking Persib Club (VPC), murni atas dasar kemanusiaan, tidak ada muatan politik sedikit pun. Aksi udunan #KoinuntukPSSI pun karena kecintaan Bobotoh kepada Persib, yang diperlakukan tidak adil oleh PSSI.

"Kita hanya ingin itu, mencari keadilan sekaligus membuka mata kepada para petinggi PSSI agar tidak sembarangan menjatuhkan sanksi. Harapan kami PT PBB memperjuangkan dulu aspirasi Bobotoh, soal hasilnya nanti seperti apa yang penting kita sudah berusaha," jelasnya.


Meski Begitu, Yana memilih mengambil hikmah dari kejadian tersebut. Karena PSSI adalah otoritas tertinggi sepak bola Indonesia, sehingga Persib pun harus mengikuti aturan mereka.

"Nanti sore (Kamis 29 September) kita akan sumbangkan uang udunan koin yang terkumpul sebesar Rp50 juta ditambah yang masuk Rumah Zakat, jadi total Rp153 juta. Ini amanah, mudah-mudahan semua Bobotoh yang ikut berpartisipasi dalam aksi ini, ridho dan iklas disumbangkan kepada korban kemanusiaan warga Rohingya. Amin," tuntas Yana.


Tonton Video Pernyataan PT PBB Tidak Akan Menyerahkan Koin Kepada PSSI:





FIRMAN FAUZI / VPC / RED1

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Rabu, 13 Desember 2017 | 19:45 WIB

    Bobotoh Persib Sudah Ampuni 'Dosa' Eka Ramdani?

  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 16:35 WIB

    Ini Harapan Bobotoh Setelah Aksi di Graha Persib

  • Selasa, 17 Oktober 2017 | 13:25 WIB

    Ini Tuntutan Bobotoh ke PT PBB dan Foto-foto Aksinya


Iklan Footer