Djanur Blak-blakan Soal Kondisi Persib, Begini Katanya

Djanur Blak-blakan Soal Kondisi Persib, Begini Katanya

Sabtu, 15 Juli 2017 | 23:14 WIB

KEKALAHAN Persib Bandung dari Mitra Kukar pada pekan ke-15 kompetisi Go-Jek Liga 1 2017 jadi akhir dari perjalanan Djadjang Nurdjaman di skuat Maung Bandung.

Setelah sekitar lima tahun mengabdi sejak dipercaya jadi pelatih kepala Persib pada Agustus 2012, Djanur harus pergi dengan cara yang tak diharapkan seorang pelatih, mundur dalam kondisi tim tengah terpuruk.

Cerita manis saat membawa Persib jadi juara ISL 2014 yang mengakhiri penantian panjang selama 19 tahun akan selalu diingatnya. Ditambah keberhasilan lain yang pernah ditorehkannya di beberapa turnamen tidak resmi seperti Celebes Cup 2013, Piala Wali Kota Padang 2015 dan Piala Presiden 2015.

"Saya ucapkan terima kasih kepada manajemen yang sudah hampir lima tahun memberikan kepercayaan kepada saya bersama Persib. Beberapa trofi saya raih bersama Persib dan itu pastinya akan jadi pengalaman yang tak terlupakan dalam karier saya," ungkapnya. 

Meski demikian Djanur mengungkapkan ada banyak faktor yang membuatnya sulit mengangkat prestasi Persib. Salah satunya adalah komposisi pemain di lini depan.

"Tapi pelatih juga manusia ada up and down. Dan kali ini saya betul-betul (down). Tapi tetap harus saya sampaikan faktor yang mencolok kali ini yang saya hadapi adalah saya tidak bisa menghadirkan sosok striker yang dibutuhkan tim," jelasnya.

Meski sempat muncul selentingan kabar bahwa beberapa pemain Persib 'dipaksakan' masuk atau direkrut. Tapi Djanur enggan menyalahkan pihak lain dan menyatakan perekrutan pemain tetap jadi tanggung jawab penuh dirinya. Pelatih berusia 59 tahun itu blak-blakan soal kondisi Persib yang sulit berkembang karena banyak faktor.

"Dua striker yang ada tidak bisa dimainkan. Yang satu cedera (Sergio van Dijk) yang satu masi di luar ekspetasi (Carlton Cole). Itu tanggung jawab saya, semua rekrutmen adalah tanggung jawab saya," ujarnya.

"Padahal ini tim, kalau ada sosok striker semua persoalan selesai. Tapi disamping itu, dengan satu penyerang Shohei Matsunaga dan beberapa pemain muda, saya pikir lainnya adalah pemain tengah dan belakang. Mungkin salah di perencanaan dan sekali lagi, yang paling bertanggung jawab adalah pelatih," pungkasnya.

Persib Aing: Sanksi Komdis untuk Persib


NAZZAL RAMADHAN / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Kamis, 21 September 2017 | 19:18 WIB

    Pertahanan Bali United Bikin Bow Tak Ada dalam Permainan

  • Kamis, 21 September 2017 | 19:01 WIB

    Ini Kejadian yang Bikin Emral Soroti Kinerja Wasit

  • Kamis, 21 September 2017 | 18:54 WIB

    Persib Terlihat Kurang Gairah, Tapi Emral Berkata Lain

  • Kamis, 21 September 2017 | 18:41 WIB

    Ezechiel Terjerat Sanksi Saat Persib Hadapi Bhayangkara FC

  • Kamis, 21 September 2017 | 17:08 WIB

    FT: Duel Dua Sahabat Berakhir 'Bersahabat'

  • Kamis, 21 September 2017 | 16:04 WIB

    HT: Duel Persib vs Bali United Berlangsung Lesu

  • Kamis, 21 September 2017 | 14:42 WIB

    Ini Susunan Pemain Persib Hadapi Bali United

  • Kamis, 21 September 2017 | 10:50 WIB

    Fluktuasi Pemain dan Ball Possesion Ala Emral Abus

  • Rabu, 20 September 2017 | 22:59 WIB

    Ini Bahayanya Jika Persib Terlalu Fokus kepada Comvalius


Iklan Footer