Persib 'Dijailan', Umuh Murka dan Sempat Teriaki Manajer MU

Persib 'Dijailan', Umuh Murka dan Sempat Teriaki Manajer MU

Senin, 10 Juli 2017 | 00:26 WIB

MANAJER Persib Bandung Umuh Muchtar murka karena menganggap kekalahan Maung Bandung dari Madura United dialami dengan cara tidak wajar.

Persib kalah 1-3 dari Laskar Sape Kerap, namun Umuh merasa Maung Bandung dipaksa menelan pil pahit karena kepemimimpinan wasit Kusni dan kedua asistennya dinilai tidak wajar.

Selain menganulir dua gol 'sah' Maung Bandung lewat Raphael Maitimo dan Michael Essien. Kusni pun menghukum Persib dengan penalti kontroversial yang akhirnya bisa dieksekusi dengan baik oleh Peter Odemwingie.

Bahkan setelah gol Maitimo dianulir para pemain Maung Bandung memutuskan untuk menepi ke pinggir lapangan selama beberapa menit. Dengan kecewa pemain Persib kembali ke lapangan melanjutkan pertandingan.

Melihat keputusan wasit yang merugikan timnya, Umuh pun melakukan protes. Di pinggir lapangan, ia sempat berteriak-teriak memanggil nama Manajer Madura United, Haruna Soemitro. "Haruna.. Haruna... kau apakan wasit," kata Umuh, dilansir Tempo.

Haruna yang mendengar teriakan itu, mendatangi Umuh di bench atau bangku cadangan pemain Persib Bandung. Haruna dan Umuh tampak bercakap sebentar. belum jelas apa yang mereka perbincangkan.

Simak Video Kesibukan Dedi Kusnandar di Luar Sepak Bola

NAZZAL RAMADHAN / VPC / RED2

Tidak Ada Komentar.


Tinggalkan Komentar


Berita Lainnya

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 22:08 WIB

    Herrie Kecewa Persija Tak Sportif, Loba Lalabuhan

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 21:37 WIB

    Kim dan Jose Kompak Nyalahkeun 'Si Untung'

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 21:10 WIB

    Macan Kemayoran 11, Maung Bandung 4

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 20:53 WIB

    Ini Dia 'Biang' Kegagalan Persib Taklukkan Persija

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 20:50 WIB

    Duel Panas Pisan Persib vs Persija Berakhir Imbang

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 17:46 WIB

    Ini Dia Susunan Pemain Persib dan Persija

  • Sabtu, 22 Juli 2017 | 15:08 WIB

    Lini Belakang Persib Dituntut Lebih Rapat dan Sigap


Iklan Footer