Irfan Bachdim Gagal Ke Persib, Ini Reaksi Bobotoh

KEPASTIN Irfan Bachdim berkostum Bali United, mendapat reaksi dari Bobotoh yang mengharapkan atau tidak striker naturalisasi itu memperkuat Persib Bandung.

Bobotoh menganggap, berlabuhnya Irfan menambah panjang daftar kegagalan manajemen Persib dalam merekrut pemain handal musim ini. Sebab, sebelumnya Persib pun gagal mendatangkan Patrick Dos Santos Cruz yang memilih ke tim asal Vietnam, Saigon FC.

Bahkan, Persib juga terancam gagal mempertahankan beberapa pemain musim lalu, seperti Marcos Flores hingga Rudolf Yanto Basna.

Dalam akun instagram @vikingpersib93, banyak Bobotoh melontarkan kekecewaannya kepada manajemen Persib, seperti ditulis @rivalkartiza. “Pelatihna apa manajemen na ? Neangan pemain nu alus ge hese, asa adem wae,geus weh pemain muda hungkul binaan persib,tambah pemain seniorna,sakitu weh comen ti abdi.”

Begitupun ditulis @mochamadasrul. “Loba lila persib mah jadi di tikung dei di tikung dei wae ah.” dan @baryanx. “Nu profesional can tangtu loyal, tapi nu loyal pasti profesional! Pamaen kitumah emang teu pantes dilirik persib. Sarua siga si Basna, Flores, Zz54, emang pantes teu make jersey persib!! ,”

Lalu, @iyusnugraha10, “Jigana moal di strikeran mren,pedah w mni hse mnangkn striker th,meh tereh mh m.natsir w strikerkn,mngga skitu w comen t abi mh,”

Hingga Dirigen Viking Persib Club (VPC) Yana Umar pun turut berkomentar. Dia mengusulkan agar Persib mempunyai seorang pencari bakat dan negosiator handal. Adanya talent scout di tubuh Persib dirasa penting untuk mencari bakat-bakat pemain di Indonesia dan Kota Bandung khusunya.

“Talent scout itu penting, mereka bisa cari pemain terus kasih datanya ke manajemen atau pelatih. Jadi keinginan Pak Umuh untuk tidak membeli kucing dalam karung bisa terwujud,” kata Yana saat berbicang, Kamis (12/1/2017).

Sedangkan negosiator, lanjut Yana, bisa membantu memuluskan keinginan Persib untuk merekrut pemain bintang. Yana menambahkan, sudah beberapa kali Persib gagal merekrut pemain yang dinilai bagus karena berbagai alasan.

“Contohnya Patrick, dia gagal merepat karena agennya seolah mempermainkan. Persib juga butuh negosiator handal walaupun saat ini peranan itu suka dijalankan oleh Pak Haji (Umuh Muchtar),” tuntasnya. (vpc)

 

  1. Sangat kecewa dngn menejemen persib.stiap tahun slalu beli kucing dalam karung.ga prnh berkaca dr kgagalan.d tambah slalu bilang mengincar pmain berkwalitas tp terlalu santai ga langsung call pemain incaran shingga pmain kburu k tim lain.pemain bgs yg udah ada d persib justru d biarkan bgitu aza keluar demi mengharapkan pemain yg ga pasti.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/