Soal Pembatasan Usia Pemain, Made: Karier Kita Diputus Secara Paksa

KIPER Persib Bandung I Made Wirawan langsung bereaksi ketika ditanya soal wacana diberlakukannya regulasi pembatasan usia di kompetisi musim 2017 nanti. Menurutnya itu merugikan pemain.

Pembatasan usai pemain di kompetisi kasta tertinggi menjadi pembahasan dalam Kongres PSSI, di Bandung, pada Minggu (8/1/2017) lalu. Dimana setiap klub kontestan hanya diperbolehkan mengontrak pemain di atas 35 tahun sebanyak dua orang.

“Itu bisa dibilang menutup karier kita secara paksa. Sudah pasti itu kurang menguntungkan, kurang menyenangkan. Kita seperti merasa diputus karier secara paksa,” ketus Made, Selasa (10/1/2017).

Penjaga gawang berusia 35 tahun ini berharap, sikap serupa tak hanya datang dari para pemain seperti didirinya, namun harus datang juga dari seluruh klub di kasta tertinggi kompetisi Indonesia.

BACA JUGA: Wacana Pembatasan Usia Maksimal 35 Tahun, Tantan Keberatan

Lebih lanjut, Made mencoba memberikan solusi, apabila PSSI ingin mendongkrak potensi pemain muda, bukan berarti harus mematikan karier para pemain senior. Karena menurutnya, bermain bola bukan semata persoalan usia.

“Saya berharap klub-klub bisa menolak regulasi itu, kalau harus ada yang muda ya gak harus memutus yang senior. Tidak harus pembatasan umur karena sepak bola tidak dilihat dari umur,” tuntas Made. (vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/