Edy Rahmayadi Resmi jadi Ketum PSSI Hingga 2020

edy-rahmayadi

EDY Rahmayadi terpilih menjadi Ketua Umum PSSI periode 2016-2020. Panglima Kostrad itu terpilih dengan mengantongi 76 suara dalam pemilihan suara yang dilakukan dalam Kongres Pemilihan PSSI, Kamis (10/11/2016), di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara.

Edy Rahmayadi mengantongi 76 suara, mengungguli Moeldoko yang mendapatkan 23 suara. Proses pemilihan pun hanya berjalan satu putaran karena perolehan suara pemenang sudah melewati 50 persen + 1 suara yang diperlukan untuk menentukan Ketum PSSI terpilih, atau sekitar 54 suara.

Calon Ketum PSSI lainnya, Eddy Roempoko mendapat satu suara, sementara Benhard Limbong, Kurniawan Dwi Yulianto, dan Sarman El Halim tidak mendapatkan satu suara pun.

Ada tujuh suara yang tidak sah dalam pemilihan kali ini. Suara yang tidak sah ini disebabkan adanya voters yang tidak memberi suara pada tempatnya atau memilih lebih dari satu calon dalam kertas suara. Total voters adalah 107 suara.

Soliditas pemegang suara yang tergabung dalam Kelompok 85 berperan besar terhadap suksesnya Eddy melenggang ke singgasana PSSI 1.

Edy, yang menjadi pembina PS TNI menggantikan sosok La Nyalla Mattalitti, yang mengundurkan diri karena sedang menjalani proses hukum.

“Kami meyakini figur Edy Rahmayadi sebagai sosok yang ideal memimpin PSSI,” ungkap GH Sutejo, juru bicara K-85.

Setelah diumumkan pemimpin sidang, Agum Gumelar, sebagai nakhoda baru PSSI, Edy Rahmayadi langsung digendong para pendukungnya. Teriakan mengelu-elukan sang pemimpin baru menggelora di seantero ruangan. (*)

 

 

Sumber: Bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/