Jakmania Berulah Lagi, Persija Terancam Terusir Dari Stadion Manahan

persija-vs-persib-10

SETELAH Bekasi menolak Stadion Wibawa Mukti digunakan laga Persija Jakarta, kini giliran Stadion Manahan Solo. Ini semua akibat ulah suporternya.

Ya, manajemen Persija harus bersiap-siap mencari lokasi kandang baru. Hal itu tak lepas dari kericuhan yang terjadi saat laga lawan Persib Bandung di Stadion Manahan Solo, Sabtu (5/11/2016) malam.

Ada belasan kali gesekan antarpenonton yang terjadi sepanjang 90 menit pertandingan. Dari data sementara pihak kepolisian, ada tujuh suporter Persija Jakarta yang mendapat perawatan. Satu di antaranya diketahui tak sadarkan diri hingga laga usai.

Kondisi itu pun mengancam perizinan laga Persija Jakarta selanjutnya. Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ahmad Lutfi menyebut hal itu belum diputuskan.

“Akan dilihat situasinya seperti apa. Setelah ini kita akan bicarakan dengan panitia pertandingan,” terang Kombes Pol Ahmad Lutfi saat ditemui usai pertandingan.

Terkait hal itu, pihak Persija hanya bisa pasrah. Ketua Panpel Persija, Bobby Kusumahadi mengaku kecewa dengan situasi yang terjadi pada laga lawan Persib Bandung kali ini.

“Rencananya tetap gunakan Stadion Manahan. Kita akan tunggu keputusannya seperti apa. Harapannya tetap disini,” tutur Bobby.

Dalam laga tersebut, ribuan aparat keamanan dipaksa bekerja keras. Mereka harus naik-turun tribun lantaran gesekan antarpenonton belasan kali terjadi.

“Tujuh penonton yang jadi korban anggota suporter Persija. Tidak ada anggota suporter Persib. Gesekan itu terjadi mungkin karena mereka kecapekan atau salah paham,” tuturnya.
Sumber: Joglosemar.co

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/