Ini Komentar Dirigen Viking Soal Rencana Duel Persib Dijamu Persija Di Bekasi

yana-bool-stadion-wibawa-mukti

DIRIGEN Viking Persib Club (VPC) Yana Umar, memastikan bersama bobotoh lainnya datang ke Stadion Patriot, Bekasi, pada 5 November mendatang, bila duel tandang Persib Bandung dijamu Persija Jakata digelar disana.

Sebelumnya, Persija berencana menjamu Persib di Stadion Patriot, Bekasi. Manajemen Persija beralasan, stadion itu akan lebih mudah dijangkau The Jakmania lantaran letak geografisnya dekat dengan Jakarta. Meski ada alternatif lain untuk menggelar laga ini di Stadion Gajayana, Malang.

Yana menegaskan, tidak mungkin Bobotoh tidak datang, karena tempat pertandingan berada di wilayah Jawa Barat. Terlebih, selama putaran kedua ini, Persib sering menggelar laga kandang di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi.

Bahkan, terkdekat Bobotoh akan kembali membirukan Bekasi pada duel kandang Persib menjamu Persegres Gresik United di Stadion itu pada Sabtu (22/10/2016) nanti.

“Kalau main di Bekasi kita pasti datang. Tidak ada alasan Bobotoh tidak datang kesana karena pertandingan di wilayah Jawa Barat. Kalau jadi di Bekasi kita akan buka tur,” tegas Yana kepada VIKINGPERSIB.CO.ID, kamarin.

Ditanya soal larangan dari PT Gelora Trisula Semesta (GTS) yang menutup pendukung Persib Bandung, Bobotoh, hadir pada laga tandang dijamu Persija?

Ini seperti saat Persib menjamu Persija pada putaran pertama lalu di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 16 Juli 2016. Dimana ketika itu, The Jakmania yang merupakan suporter Persija dilarang hadir ke stadion.

Kebijakan ini dilakukan untuk meminimalisir keributan antarsuporter kedua tim. Seperti diketahui, suporter kedua tim memang dikenal tidak akur. Ini juga yang menyebabkan rivalitas kedua tim begitu tinggi.

“Bobotoh itu statusnya tidak dalam sanksi. Berbeda dengan mereka The Jakmania, mereka mamang sedang dalam hukuman jadi wajar kalau mereka tidak boleh datang. Kalau kita kan tidak, jadi kita pasti datang,” tegas Yana.

TONG KALEWAT: PT GTS Larang Bobotoh Hadir Saat Persib Dijamu Persija Di Bekasi?

Mengutip kembali dijatuhkannya sanksi kepada suporter Persija Jakarta, The Jakmania. Suporter asal Ibu Kota ini diberi dua pilihan hukuman akibat aksi anarkisnya di Stadion Utama GBK pada Jumat (24/6/2016) silam.

Kedua opsi sanksi tersebut adalah (1) tidak diizinkan menghadiri seluruh pertandingan TSC 2016 di stadion atau (2) tidak boleh menonton enam pertandingan TSC dan selanjutnya tidak boleh menggunakan atribut Jakmania dalam bentuk apa pun saat mendukung Persija stadion sampai TSC selesai.

Rekomendasi sanksi untuk Jakmania tersebut merupakan hasil rapat koordinasi antara Kemenpora, Kepolisian, dan operator TSC (PT GTS) di Kantor Kemenpora, Senin (27/6/2016).

Pertemuan tersebut yang membahas sanksi untuk The Jak itu dihadiri Menpora Imam Nahrawi, Direktur Utama PT Gelora Trisula Semesta (GTS) Joko Driyono, Direktur Kompetisi dan Regulasi, Ratu Tisha Destria, Ketua Umum Persija, Ferry Paulus, Ketua Panpel Persija Bobby Kusumahadi, dan perwakilan Polda Metro Jaya.

“Pilihannya, suporter Persija Jakmania tidak diizinkan menghadiri seluruh pertandingan ISC atau minimal tidak boleh menonton enam pertandingan dan tidak boleh menggunakan atribut Jakmania dalam bentuk apa pun sampai ISC selesai,” kata Menpora seperti dikutip JPNN waktu itu.

Hasil pertemuan juga menyepakati rekomendasi pemerintah untuk melakukan pembinaan sehingga koordinasi dan konsolidasi antara klub dengan suporter Persija bisa dikendalikan oleh klub dengan baik.

“Harus ada edukasi menyeluruh, total, kepada Jakmania agar konsolidasi itu bisa dilakukan dan terkendalikan oleh klub Persija,” tegas Menpora.

Sanksi untuk The Jakmania ini diberikan usai terjadi kerusuhan dalam pertandingan Persija vs Sriwijaya FC di SUGBK, Jumat (24/6/2016) silam. Saat itu, pendukung Persija terlibat bentrok dengan aparat. Lima polisi terluka sehingga harus dirawat di rumah sakit dan satu polisi kritis. Sejauh ini polisi menangkap tujuh orang The Jakmania.

Hasil pertemuan juga menyepakati TSC tetap dilanjutkan, namun dengan syarat operator kompetisi, PT GTS, harus melakukan evaluasi dan perbaikan penyelenggaraan pertandingan dengan standar keamanan kompetisi yang harus diterapkan. (vpc)

 

 

Tah kitu caritana lur, lier oge. Sok ah nu dek komentar mangga.

 

  1. Datang ke bekasi tapi ga usah beli tiket Mang (ceritanya nobar dkt stadion na wae pk layar lebar) jadi kan tanpa penonton mang… the jakmania jg ga kan ga boleh hadir… biar panpel persija rugi..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/