PSSI Ngotot Kongres Di Makkasar, Anggota K-85 Dukung Pemerintah Di Jakarta

kelompok-85

KEMENPORA RI bereaksi terhadap keputusan yang diambil PSSI melalui rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Jakarta, Kamis (13/10/2016) malam WIB. Dalam pertemuan itu, Exco PSSI memutuskan tetap akan menggelar Kongres Pemilihan di Makassar.

Meski, pada Selasa (12/10/2016), sejatinya sudah terjalin kesepakatan antara Menpora Imam Nahrawi dengan PSSI yang diwakili Plt. Ketua Umum Hinca Panjaitan, Sekjen PSSI Azwan Karim, dan Dewan Kehormatan PSSI merangkap Ketua Komite Pemilihan Agum Gumelar, bila kongres tidak digelar di Makassar atau Yogyakarta, tetapi Jakarta.

Tidak berapa lama setelah sesi konferensi pers, yang juga dihadiri Sekjen PSSI, Kemenpora menerbitkan surat rekomendasi yang ditujukan kepada Mabes Polri untuk memberikan izin penyelenggaraan kongres di Jakarta.

Dalam keterangan resmi yang diunggah di situs resmi Kemenpora, Jumat (14/10/2016), Kemenpora mengaku tidak terkejut dengan kengototan PSSI menggelar kongres di Makassar.

Pasalnya, meski merekomendasi Jakarta sebagai lokasi kongres saat pertemuan dengan PSSI di Kantor Kemenpora di Jakarta (12/10/2016), Kemenpora menyadari keputusan akhir ada di PSSI.

Kemenpora tidak kaget karena sudah menduga bila PSSI tidak akan melanggar Statuta mereka sendiri. Mengacu pada statuta, perpindahan tempat kongres harus diberitahukan delapan pekan sebelumnya.

Dengan kondisi yang terjadi ini, Kemenpora menyebut bila menjadi hak PSSI bila tetap ingin mengadakan kongres di Makassar. Namun, karena rekomendasi penyelenggaraan yang dikirimkan ke Mabes Polri hanya bila kongres digelar di Jakarta, ada kemungkinan Kepolisian RI tidak akan memberikan izin untuk kegiatan di Makassar.

“Saat pertemuan di Kantor Kemenpora, PSSI sebenarnya sangat yakin bila kongres di Jakarta, semua urusan kongres dapat diatasi secara singkat. Itulah mengapa pada siang harinya kami langsung menerbitkan rekomendasi kepada Kapolri karena izin keramaian sudah ditunggu PSSI,” kata Gatot S. Dewabroto, Deputi Bidang IV Peningkatan Prestasi Olahraga merangkap Kepala Komunikasi Publik Kemenpora.

“Pada hari ini, Kemenpora telah mengirim surat ke FIFA untuk menginformasikan koordinasi pembahasan kongres PSSI, termasuk pertemuan dengan PSSI yang berlangsung tanpa intimidasi dan tekanan apapun dari pemerintah,” imbuh Gatot.

Kemenpora juga mengimbau semua pihak di dalam agar tenang dan mengutamakan komunikasi untuk mendapatkan solusi yang komprehensif.

Klub anggota Kelompok 85 kompak memberi dukungan pada rpemerintah dalam hal ini Kemenpora terkait rekomendasi lokasi Kongres Pemilihan PSSI. CEO PSIS Semarang, AS Sukawijaya atau Yoyok Sukawi, mempertanyakan ngototnya Komite Eksekutif (Exco) PSSI agar kongres tetap dilangsungkan di Makassar.

“Keputusan di Jakarta adalah win-win solution dan sudah disepakati bersama. Kami mempertanyakan mengapa Exco PSSI tidak setuju dan ngotot di Makassar. Kalau seperti ini kisruh lokasi kongres menjadi berlarut-larut,” kata Yoyok Sukawi.

“Seharusnya Exco bisa menerima karena sudah keputusan bersama tinggal dibawa ke FIFA dan AFC. Kalau kalau bersikeras di Makassar saya rasa mereka tidak bersikap bijak,” sambungnya.

 

 

 

Sumber: Bola.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/