Sepakbola Jabar Sabet Emas, Deden: Hatur Nuhun Bobotoh

deden

TIM sepakbola Jawa Barat menang dramatis di partai final setelah mengalahkan Sulawesi Selatan lewat adu penalti 0-0 (5-4), pada ajang PON XIX 2016 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/9/2016).

Kemenangan tersebut memastikan Jabar menyabet medali emas terakhir untuk Jawa Barat, sekaligus memastikan tuan rumah juara umum PON XIX 2016, setelah meraup 217 medali emas dengan nilai 529.

Sejak menit awal pertandingan, Jabar langsung melancarkan serangan ke gawang Sulsel. Anak asuh Lucas Tambunan itu banyak melakukan serangan dari kedua sayapnya yang diisi Febri Hariadi dan Erwin.

Sementara itu, Sulsel lebih bermain disiplin dan hanya menunggu serangan balik. Hingga menit ke 25 kedudukan masih imbang 0-0.

Pada menit ke 30 hampir saja Sulsel mencetak gol andai tendangan pemainnya tidak melebar di sisi gawang M Natsir.

Tak mau kalah, Jabar mendapatkan peluang terbaik dimenit ke 33, tendangan bebas Abdul Aziz gagal dimanfaatkan lini depan Jabar.

Tak berselang lama Erwin hampir saja mencetak gol, namun sayang tendangannya masih tipis di gawang Sulsel. Hingga turun minum, skor tak berubah untuk kedua tim tetap 0-0.

Masuk babak kedua, Jabar tetap mendominasi permainan. Serangan yang dibangun Abdul Aziz cs mampu merepotkan pertahanan Sulsel.

Dimenit ke 75 Febri Hariadi mendapatkan peluang emas, tendangan datarnya hampir saja berbuah gol.

Pada 10 menit akhir babak kedua, Sulsel menerapkan strategi bertahan. Kondisi tersebut dimanfaatkan Jabar untuk terus menggedor pertahanan Sulsel.

Namun, sayang hingga peluit akhir dibunyikan Jabar gagal mencetak gol. Pertandingan dilanjutkan dengan perpanjangan waktu.

Pada masa perpanjangan waktu babak pertama dan kedua, Jabar dan SulselĀ  kembali kesulitan mencetak gol, pertandingan pun dilanjutkan dengan adu penalti.

Kiper Jabar, M Natsir menjadi pahlawan pada pertandingan kali ini, setelah menggagalkan tendangan keenam Sulsel. Sekaligus menutup kemenangan dengan skor akhir 5-4.

“Terima kasih buat Bobotoh, hatur nuhun. Saya percaya sama Allah dan alhamdulillah saya bisa. Sempat tertinggal lebih dulu tapi dengan izin Allah, kita bisa,” papar Deden panggilannya. (dede idrus/vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/