Pengurus VPC Menangis Pada Acara Ngawangkong Bareng Viking dan Dispora

Yana Umar mengusap air matanya saat testimoni pada acara Ngawangkong Bareng Viking bareng Dispora, Sabtu (24/9/2016).

Yana Umar mengusap air matanya saat testimoni pada acara Ngawangkong Bareng Viking bareng Dispora, Sabtu (24/9/2016).

DIRIGEN Viking Persib Club (VPC) bersama pengurus VPC pusat menangis pada acara Ngawangkong Bareng Viking kerjasama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, di Hotel Jayakarta, Jalan Ir H Juanda, Kota Bandung, Sabtu (24/9/2016).

Kenapa mereka menangis? Dalam gelaran acara yang dihadiri Manajer Persib Umuh Muchtar, Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman dan Kabid Pemuda Dispora Kota Bandung Sony Teguh Prasetya, pengurus Viking pusat satu persatu memberikan kesan perjalanan selama 23 tahun VPC berdiri.

Dalam sesi testimoni ini, pengurus yang hadir di antaranya selain Yana, Dadan Garenk, Yana Ewok, Ucok, Rudi Boseng, Agus Omponk, Gusdul dan ketua Viking Girls Bunda Anna. Mereka satu-persatu memberikan kesannya selama mengurus Viking lebih dari 20 tahun.

Di awali Yana Umar atau akrab disapa Yana Bool, dia menjelaskan semenjak kepergian Panglima Viking Ayi Beutik, VPC seperti tak tentu arah. Yana mengatakan, bila terus dibiarkan bisa jadi VPC hanya tinggal nama besar.

peserta-diskusi

“Untuk itu, pengurus semua kini merapatkan barisan lagi. Bahela mah seatik saukur sakie┬áViking teh, ditambah Mang Ayi, Asep Pesa, dan tidak menyangka sekarang bisa sebesar ini. Kami tidak mau Viking hanya tinggal nama besar. Untuk itu, kita harus bersatu agar Viking terus berkembang dan semakin besar,” kata Yana sembari mengusap air matanya.

Banyak yang dibicarakan Yana soal perjuangannya dengan pengurus Viking lainnya dari awal berdiri pada 1993 hingga saat ini. Suasana ruangan diskusi pun sempat hening. Seluruh peserta yang datang dari beberapa distrik, seperti Distrik Viking Farmasi, Viking Suci, Viking Lembang dan lainnya begitu hikmat mendengarkan curhatan dari para pengurus Viking pusat.

“Sekarang kami akan rutin menggelar pertemuan dengan seluruh Distrik Viking setiap dua minggu sekali. Pertemuan ini untuk mempererat koordinasi dan silaturahmi kita yang selama ini memang tidak terjalin dengan baik. Mudah-mudahan saja dengan seringnya diadakan pertemuan kita bisa semakin solid lagi, termasuk dalam pembuatan chant baru,” harap Yana.

yana-gusdul-mc

Rudi Boseng pun membenarkan apa yang diceritakan Yana, duka maupun senang sudah mereka lewati sepanjang kepengurusannya hingga saat ini. Rudi pun mengingatkaan kepada Distrik Viking agar terus melakukan komunikasi dan silaturahmi.

“Kami semua disini akan terus melakukan koordinasi dengan seluruh distrik. Kami berharap, kita semakin solid dan Viking semakin besar lagi,” singkatnya yang juga turut mengeluarkan air mata haru dengan sepak terjang Viking salama 23 tahun masih kokoh bediri.

Begitun dikatakan Dadan Garenk selaku komandan distrik sa-alam dunia. Dia pun akan lebih rajin melakukan pertemuan dengan distrik-distrik. “Viking kudu lewih Gede. Ini pesan Almarhum (Ayi Beutik) kami harus melanjutkan perjuangannya terus mempersatukan anggotaa Viking. Hidup Viking,” teriaknya yang disambut tepuk tangan dari seluruh distrik yang hadir. (vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/