Kalah Beruntun, Djanur Akan Evaluasi Semua Lini Maung Bandung

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman.

Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman.

PERSIB Bandung dikandaskan Bali United dengan skor akhir 1-0 dalam lanjutan Turnamen Torabika Soccer Championsip (TSC) di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Minggu (18/9/2016).

Sebekumnya, Persib juga dikalahkan Sriwijaya FC 3-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/9/2016).

Akibat dua kekalahan beruntun itu, Persib turun dua peringkat ke urutan 9 dengan 27 poin. Hanya berbeda satu tingkat dengan Bali United di posisi ke 10 dengan 27 poin, Persib unggul selisih gol.

Sepanjang babak pertama, Persib minim peluang hanya sesekali melancarkan serangan namun itu pun berhasil dipatahkan pertahanan Bali United.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menilai krisis pemain dan kebijakan rotasi menjadi penyebab timnya sulit membongkar pertahanan Serdadu Tridatu.

“Sebetulnya dua tim babak pertama banyak bermain di tengah bukan hanya Persib. Dia juga tidak banyak peluang, kami merotasi pemain dan memang ada berapa yang tidak main juga serta Atep sendiri sedang tidak fit,” kata Djadjang.

Setelah pertandingan berakhir, tim berencana bakal melakukan evaluasi disemua lini termasuk lini depan yang hingga saat ini masih menjadi masalah utama Maung Bandung.

“Itu semua jadi evaluasi tapi ada waktu dan latihan lagi. Saya pikir pertandingan ini kami minim peluang, variasi dan permainan banyak dibaca lawan. Ada waktu untuk lakukan evaluasi,” tutupnya. (dede

Djanur Akan Evaluasi Semua Lini Maung Bandung
PERSIB Bandung dikandaskan Bali United dengan skor akhir 1-0 dalam lanjutan Turnamen Torabika Soccer Championsip (TSC) di Stadion I Wayan Dipta, Bali, Minggu (18/9/2016).

Kekalahan ini membuat Persib turun dua peringkat ke urutan 9 dengan 27 poin. Sedangkan, Bali United berada posisi ke 10 dengan 27 poin berbeda selisih gol dengan Persib Bandung.

Sepanjang babak pertama, Persib minim peluang hanya sesekali melancarkan serangan namun itu pun berhasil dipatahkan pertahanan Bali United.

Pelatih Persib, Djadjang Nurdjaman menilai krisis pemain dan kebijakan rotasi menjadi penyebab timnya sulit membongkar pertahanan Serdadu Tridatu.

“Sebetulnya dua tim babak pertama banyak bermain di tengah bukan hanya Persib. Dia juga tidak banyak peluang, kami merotasi pemain dan memang ada berapa yang tidak main juga serta Atep sendiri sedang tidak fit,” kata Djadjang.

Setelah pertandingan berakhir, tim berencana bakal melakukan evaluasi disemua lini termasuk lini depan yang hingga saat ini masih menjadi masalah utama Maung Bandung.

“Itu semua jadi evaluasi tapi ada waktu dan latihan lagi. Saya pikir pertandingan ini kami minim peluang, variasi dan permainan banyak dibaca lawan. Ada waktu untuk lakukan evaluasi,” tutupnya. (dede idrus/vpc)

idrus/vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/