Dirigen Viking Ajak Bobotoh Buat Chant Baru

bobotoh-gusdul

DIRIGEN Viking Persib Club (VPC), Yana Umar, mengajak semua Bobotoh berkreativitas dalam membuat chant penyemangat bagi Persib Bandung.

Ya, akhir pekan lalu, Yana mengumpulkan bobotoh dari berbagai kelompok di Stadion Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, akhir pekan lalu. Yana mengatakan, upayanya mengumpulkan bobotoh sebagai langkah awal guna mensosialisasikan ajakannya.

Namun, kata dia, sebagai konsekuensinya lagu yang terpilih tidak akan menjadi paten hak pribadi penciptanya, melainkan chant seluruh bobotoh.

“Jadi siapapun yang punya lagu silahkan nyanyikan nanti kita dengarkan kalau bagus kita akan nyanyikan, tapi bukan atas nama sendiri nantinya hak cipta sendiri tapi atas nama bobotoh,” ujar Yana, Senin (5/9/2016).

Saat ini sudah terkumpul, 10 chant kiriman dari Bobotoh. Semuanya akan dicoba untuk dinyanyikan pada saat acara nonton bareng Persib melawan Sriwijaya FC, Sabtu (10/9/2016).

“Nanti dicoba pas lawan PBFC. Tapi nanti kita mulai nyanyikan pas nobar lawan Sriwijaya FC, ada sekitar sepuluh lagu udah siap. Nantinya yang dipilih yang mengena sasaran dan mudah diingat, nu pasti ngeunaheun oge laguna,” lanjutnya.

Namun, Yana menegaskan kriteria chant yang bakal dipilih tidak berbau kata-kata rasis atau porno.

Selain itu, sebisa mungkin chant yang diciptakan harus original karya sendiri. Untuk ragamnya sendiri dia mempersilahkan apabila ada yang ingin menggunakan template dari lagu ataupun chant suporter luar negeri.

Ada pun lomba membuat chant, Bobotoh bisa mengirim langsung karyanya ke alamat email redaksivikingofficial.com, disediakan total hadiah Rp20 juta untuk lima chant terbaik. “Kalau ngutip pakai ragam luar negeri ada, tapi ada juga yang karangan masing-masing,” tuturnya.

Yana tidak memungkiri upayanya untuk menerapkan chant baru ini akan cukup sulit, lantaran bobotoh sudah terbiasa dengan nyanyian yang sudah ada sebelumnya. Namun, dia optimistis dengan cara menggelar pertemuan dengan Bobotoh harapan tersebut bisa tercapai.

“Kalau kita terus-terusan eksis pasti bisa. Jadi kita mendorong lagi biar Viking juga lebih ramai, entar juga ada lagunya kita rekam jadi bisa beredar di berbagai media. Kemarin yang datang ada dari Garut, Tasikmalaya, Cianjur, Bogor. Ada juga dari Distrik Viking, Casual, dan Ultras,” tuntas Yana. (dede idrus/vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/