Kenangan Djanur Saat Menunaikan Ibadah Haji, Sampai Menangis

Pelatih Djadjang Nurdjaman setelah menunaikan shalat Jumat di Milan. (Foto: instagram @djanur_16)

Pelatih Djadjang Nurdjaman setelah menunaikan shalat Jumat di Milan. (Foto: instagram @djanur_16)

IBADAH haji merupakan rukun Islam yang kelima. Menunaikan ibadah haji juga sebagai bentuk ritual tahunan yang dilakukan umat muslim di dunia jika mampu.

Tak terkecuali bagi Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman. Pelatih yang biasa disapa Djanur ini memang pernah menunaikan ibadah haji pada 2002 silam.

Namun, dia rupanya rindu ingin kembali pergi ke tanah suci. Kerinduan itu dia sampaikan setelah melihat banyaknya jamaah haji yang mulai berbondong-bondong berangkat menuju Arab Saudi.

“Sangat kangen banget (pergi haji). Sudah lama banget pengen lah tapi karena kesibukan begini dan belum mendapat kesempatan lagi yang pasti pengen,” kata Djanur.

Berada di tanah suci rupanya memiliki kesan yang mendalam bagi pelatih yang membawa Persib juara Indonesia Super League (ISL) 20014 ini. Terutama dari riuhnya jamaah haji saat melaksanakan rangkaian ibadah haji mulai dari Ihram hingga tahalul.

“Saat bulak balik Masjidil haram, tawaf dan hiruk pikuknya jemaah disana bikin kangen,” kenangnya.

Bahkan, Djanur pernah menitikan air mata saat melaksanakan puncak haji, wukuf di Arafah. Pasalnya, saat itu jutaan jamaah haji berkumpul di satu titik memanjatkan doa kepada sang khalik. “Sampai menangis juga pas waktu wukuf di Arafah,” tutupnya. (dede idrus/vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/