Anggota DPRD Jabar Dukung Penuh Kreativitas Viking

Gatot Tjahyono sat diwawancarai wartawan di Toko Viking Original Merchandise (VOM), Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (2/9/2016).

Gatot Tjahyono saat diwawancarai wartawan di Toko Viking Original Merchandise (VOM), Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (2/9/2016).

ANGGOTA Komisi IV DPRD Jabar, Gatot Tjahyono, mendukung penuh industri kreatif yang dimilik suporter Persib Bandung atau akrab disebut Bobotoh yang mengatasnamakan Viking Persib Club (VPC).

Industri kreatif yang dimiliki VPC bertempat di Stadion Persib atau Sidolig dengan nama Viking Original Merchandise (VOM). Menurut Gatot, kreatifitas bobotoh ini juga berdampak terhadap kemajuan sepakbola Indonesia terutama di Jawa Barat.

Bahkan, Gatot akan menggunakan aspirasinya agar sebagian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bisa dialokasikan untuk industri kreatif milik Bobotoh tersebut.

Gatot mengaku, menaruh perhatian terhadap organisasi Viking. Sebelumnya dia tidak begitu memahami sepak terjang para penggerak bobotoh yang tergabung dalam organisasi VPC.

“Saya baru pertama kali melihat bagaimana komunitas bobotoh seperti Viking ini. Biasanya komunitas ini kebanyakan formalitas. Tetapi Viking  bergerak dengan hati nurani. Berusaha sendiri, berjuang sendiri. Mereka tidak hanya mendukung Persib di lapangan, tapi juga punya ide-ide kreatif. Ini harus didorong terus,” kata Gatot yang sengaja datang ke Toko VOM, Jumat (2/9/2016).

Gatot Tjahyono foto bersama Dirigen Viking Yana Umar di Toko Viking Original Merchandise (VOM), Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (2/9/2016).

Gatot Tjahyono foto bersama Dirigen Viking Yana Umar di Toko Viking Original Merchandise (VOM), Stadion Sidolig, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (2/9/2016).

Dalam kunjungannya, Gatot banyak berbincang dengan Dirigen VPC Yana Umar. Setelah perbincangan itu, dia merasa mendapatkan informasi yang sangat penting. Karena itu, dia menyatakan siap membantu untuk mengembangkan kegiatan usaha Viking. “APBD memang gak boleh masuk ke Persib tapi bisa ke pengusaha daerah seperti KUKM,” sambungnya.

Gatot yang juga sebagai Ketua Komite Tetap BUMN Kadin Indonesia ini juga akan membantu mencarikan akses ke para pengusaha agar industri yang dimiliki Bobotoh ini tetap berkembang dan maju layaknya para pengusaha serupa di Eropa.

Menurut Gatot, kegiatan pengurus VPC yang tidak hanya mendukung Persib secara konsisten di lapangan, tapi juga mencari uang sendiri untuk menutup semua pembiayaan yang diperlukan, patut mendapat dukungan.

“Saya terkesan. Mereka tidak hanya memberikan dukungan di lapangan, tapi juga cari duit sendiri dengan cara menjual kaus, membuka outlet yang menjual pernak-pernik Persib. Ini luar biasa,” katanya.

“Saya kira pemerintah harus masuk untuk memberikan dukungan sepenuhnya. Pemerintah harus peduli terhadap ide-ide kreatif untuk mengembangkan berbagai usaha seperti ini,” tuntasnya. (dede idrus/vpc)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/