Putaran Kedua TSC, GTS Akan Pakai 20 Wasit Baru

Tony Sucipto dan Hariono saat melakukan protes kepada wasit Nuzul Fadilah.

Tony Sucipto dan Hariono saat melakukan protes kepada wasit Nuzul Fadilah.

KINERJA wasit masih menjadi sorotan utama di sepanjang jalannya kompetisi Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. PT Gelora Trisula Semesta (GTS) pun bakal menjaring puluhan wasit-wasit terbaik untuk memimpin putaran kedua TSC.

Sebelumnya, GTS memang telah memberhentikan sembilan wasit TSC pada putaran pertama kemarin. Alasannya karena kepemimpinan wasit-wasit tersebut dinilai kurang baik.

Direktur Utama PT GTS Joko Driyono, mengatakan saat ini telah melakukan seleksi terhadap puluhan wasit. Dari proses pemilihan itu, rencananya GTS akan menentukan 20 pengadil lapangan yang baru di putaran kedua TSC.

“Kita ingin wasit tumbuh lebih baik lagi. Karena wasit ini elemen penting dalam football development, yang di antara lain, pemain, pelatih dan wasit,” katanya seperti dikutip detik.com.

Untuk menjaring wasit terbaik, GTS juga tidak menutup kemungkinan mengambil wasit dari ISC B, untuk dinaikkan kelasnya. Namun, GTS perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap wasit.

“Kami melakukan evaluasi dari semua wasit yang memimpin pertandingan di ISC A, dan B. Kami sekarang mempunyai stok wasit, jadi bisa saja para wasit di ISC B akan kami naikkan grading ke ISC A,” timpal Direktur Kompetisi dan Regulasi PT GTS, Ratu Tisha Destria.

Sementara itu terkait regulasi pergantian wasit ditengah pertandingan yang sempat terjadi di laga Sriwijaya FC melawan Pusamania Borneo FC, menurut GTS hal itu sejatinya diperbolehkan. Asalkan pergantian wasit itu dengan alasan yang jelas seperti misalnya masalah fisik.

“Sebenarnya tidak masalah kalau alasannya jelas. Tapi untuk pertandingan (SFC vs PBFC) kemarin, kami masih menunggu laporannya. Kalau alasan jelas, tidak apa-apa, tapi kalau wasit itu ada sesuatu dan sebagainya, ya harus dihukum,” tambah Tisha. (*)

 
Sumber: Detik.com

  1. terjadi lagi kecurangan yg di lakukan wasit nurul fadhilah yg pengadil di lapangan hijau.. arema vs madura united lihat tangan ulang bola yg di tendang oleh bayu gatra dengan sengaja di tahan oleh tangan hamka hamzah… tetapi sang nurul fadilah tidak memberikan hikuman baik pinalti atau pun kartu merah bahkan kuning sekalipun… beberapa keputusan wasit terlihat sekali lebih memihak arema… bisa dilihat di tayangan ulang

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

/*dink google analytic*/ /*dink google analytic*/